Buruh Tambang Mendadak Kaya Setelah Jual Dua Batu Tanzanite Seharga Rp 42 Miliar
Diketahui, buruh tambang Tanzania Saniniu Laizer temukan dua batu Tanzanite terbesar di tempat ia bekerja.
Permata biru
Peningkatan popularitas yang cepat ini dicapai, terutama lewat promosi Tiffany dan karena warna biru indah Tanzanite.
Zoisit mineral secara alami muncul dalam berbagai warna, mulai dari tidak berwarna, abu-abu, kuning, coklat, merah muda, hijau, biru, dan ungu.
Nama Tanzanite pun digunakan untuk berbagai warna zoisit yang berkisar dari biru ke ungu kebiruan hingga ungu kebiruan.
Warna biru tanzanite disebabkan oleh sejumlah kecil vanadium dalam struktur mineral zoisit.
Ketika zoisit yang mengandung vanadium dipanaskan hingga suhu 600 derajat Celcius selama sekitar 30 menit, keadaan oksidasi vanadium berubah, dan perubahan itu menyebabkan warna biru.
Saat ini, hampir semua permata yang dijual sebagai Tanzanite memiliki warna biru yang telah sengaja diproduksi atau ditingkatkan dengan proses pemanasan.
Sejumlah kecil Tanzanite di pasar memiliki warna biru secara alami melalui panas metamorfisme tanpa campur tangan manusia.
Tanzanite biru yang tidak diolah secara alami ini dijunjung tinggi oleh beberapa pembeli batu permata dan perhiasan.
Untuk investasi
Pada laman Singapore Tatler, Tanzanite pun menjadi satu dari beberapa batu mulia yang dikatakan layak untuk menjadi investasi.
Danilo Giannoni, Co-founder of Arte Oro, produsen perhiasan Italia yang berbasis di Singapura mengatakan, Tanzanite hanya ditambang di satu lokasi di Tanzania, sehingga dari segi nilai hanya akan bisa naik.
Pemilik tanah di lokasi yang terletak di kaki bukit Kilimanjaro itu berusaha mengendalikan pasar, mirip dengan cara De Beers menentukan nilai berlian.
Jika berhasil, yang kemungkinan besar terjadi, ini akan mengarah pada kenaikan harga yang signifikan.
Saat itu ditulis diperkirakan mulai dari 1.000 Dollar AS hingga 5.000 Dollar AS (mulai sekitar Rp 14,2 juta hingga sekitar Rp 71,3 juta).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/seorang-buruh-tambang-kaya-mendadak-setelah-menemukan-batu-tanzanite.jpg)