Corona di Bali

Penanganan Covid di Tabanan Sudah Telan Rp 3,3 Miliar

Pos kegiatan yang memakan anggaran paling besar adalah penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Pixabay
Update Covid-19 di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Selama penanganan Covid 19 di Kabupaten Tabanan, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Twbanan sudah menghabiskan anggaran senilai Rp 3,3 miliar.

Pos kegiatan yang memakan anggaran paling besar adalah penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Secara umum anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan masker, disinfektan, penyediaan tempat cuci tangan, pengadaan bilik disinfektan, pengadaan mantel, dan pengadaan hand sanitizer.

"Anggaran Rp 3.3 Miliar sudah digunakan untuk penanganan Covid," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan yang juga Kepala BPBD Tabanan, I Gusti Ngurah Made Sucita, Senin (29/6).

Anggaran tersebut, kata dia, digunakan untuk penanganan secara keseluruhan seperti pengadaan masker, desinfektan, penyediaan tempat cuci tangan, pengadaan bilik disinfektan, pengadaan mantel, dan pengadaan hand sanitizer.

"Itu secara keseluruhan, tapi untuk rinciannya saya tidak hafal," katanya sembari menyebutkan dari sejumlah penanganan, anggaran yang paling besar untuk penanganan PMI senilai Rp 994 Juta lebih.

Disinggung mengenai anggaran selanjutnya yang akan digunakan untuk penanganan, Sucita menyatakan sudah mengajukan anggaran ke Pemda Tabanan sebesar Rp 58 miliar. Pengajuan anggaran tidak hanya dilakukan oleh BPBD Tabanan saja, namun juga diajukan oleh instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Disperindag dan Disnaker melakukan hal sema untuk penanggulangan Covid-19. Jumlah Rp 58 juta ini digunakan untuk pengadaan faceshiled dan disinfektan.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved