Breaking News:

Corona di Bali

Beroperasi Saat New Normal, Perusahaan Pariwisata di Bali Wajib Lakukan Rapid Test Pada Karyawannya

Perusahaan kepariwisataan di Bali wajib melakukan tes cepat (rapid test) kepada karyawannya dengan biaya mandiri

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dokumentasi Pemprov Bali
Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka Webinar series #5 bertajuk ‘Road Map to Bali Next Normal : Imagine Working From bali, Why Not?’, Jumat (26/6/2020) siang 

Apabila ada karyawan yang sudah tidak fit, maka pengusaha harus menyadarkan agar karyawan tersebut tidak bekerja untuk sementara.

“Ya lebih baik seperti itu, karena kalau rapid test kita sehat-sehat pun terus di-rapid test kan pas lagi enggak enak badan padahal dia tidak sakit, bayangkan biayanya dan itu membuat kita tidak mungkin untuk menjalankan operational. Yang kita butuhkan sekarang adalah justru keringanan, bantuan baik itu stimulus, bukan pemberatan,” imbuhnya.

Meski menolak untuk melakukan rapid test secara mandiri, Gung Inda mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang memutuskan membuka Pulau Dewata untuk lokal pada 9 Juli mendatang.

Menurutnya, pekerja dan seluruh komponen kepariwisataan sangat merasakan dampak dari ditutupnya pariwisata Bali selama empat bulan terakhir.

Dalam menyambut dibukanya lokal Bali, pihaknya di DPD PUTRI Bali mengaku sudah menyiapkan protokol kesehatan.

Hanya saja protokol tersebut masih membutuhkan legitimasi dari pihak yang berwenang, baik dari Pemprov Bali atau kabupaten/kota.

Dirinya berkeyakinan bahwa seluruh komponen yang bergerak di bidang kepariwisataan sudah tahu apa yang harus diterapkan dalam menyambut tatanan kehidupan era baru.

Hanya saja protokol kesehatan yang sudah disiapkan tersebut harus mendapatkan legitimasi dari pihak yang berwenang.

“Bahwa memang inilah yang kita terapkan di Provinsi Bali. Karena apa, untuk kepentingan kita sendiri, pengamanan kita sendiri. Yang kedua untuk secara market di luar negeri, nasional, lokal bahwa denghan stempel itu dia merasa berwisata itu aman,” tegasnya.

Masih Dikomunikasikan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved