Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump, Ini Tuduhannya

Ali mengatakan, Iran menuduh keterlibatan Trump, bersama dengan lebih dari 30 lainnya dalam serangan 3 Januari 2020

(AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/ALEX WONG)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada media setelah pertemuan dengan anggota Senat dari Partai Republik di Washington pada 9 Januari 2019 

TRIBUN-BALI.COM - Iran dikabarkan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden AS Donald Trump.

Iran juga dilaporkan meminta Interpol untuk membantu menahan orang nomor satu di Amerika Serikat itu .

Tak hanya Trump, surat perintah penangkapan itu juga ditujukan pada puluhan orang yang diduga terlibat melakukan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani di Baghdad.

Dikutip Tribunnews dari Al Jazeera, Jaksa Teheran Ali Alqasimehr angkat bicara pada Senin (29/6/2020).

Ali mengatakan, Iran menuduh keterlibatan Trump, bersama dengan lebih dari 30 lainnya dalam serangan 3 Januari 2020 yang menewaskan Qassem Soleimani.

"(Mereka) menghadapi tuduhan pembunuhan dan terorisme," ungkap kantor berita ISNA.

Lebih lanjut, Ali disebut tidak mengidentifikasi orang lain yang mencari selain Trump.

Tetapi menekankan Iran akan terus mengejar penuntutannya, bahwkan setelah kepresidenan Trump berakhir.

Tegas Interpol

Sementara itu, Interpol yang berbasis di Lyon, Prancis, memberikan pernyataannya.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved