Virus Corona

Pedoman Hadapi Pandemi Covid-19 Menurut Ayurveda, Pengobatan Tradisional Tertua dari India

Berbagai usaha baik dari sistem pengobatan medis maupun alternatif telah melakukan penelitian tetapi belum ada hasil yang positif.

Pixabay
Ilustrasi covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dunia masih dipanikkan dengan kenyataan bahwa belum adanya solusi untuk menanggulangi wabah corona secara pasti.

Berbagai usaha baik dari sistem pengobatan medis maupun alternatif telah melakukan penelitian tetapi belum ada hasil yang positif.

dr. Komang Sudarmi, B.A.M.S., M.S (Ayurveda) adalah seorang dokter yang telah menghabiskan waktu selama 11 tahun belajar Ayurveda di Universitas Gujarat Ayurveda, Jamnagar, India.

Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan alternatif yang masih eksis dan terkenal dengan penggunaan sumber herbalnya sejak 3000 tahun yang lalu.

Badung Gratiskan Pekerja Pariwisata Ikuti Rapid Test, Dinkes Akui Sudah Siapkan Alatnya

Jadi Ancaman Negara, India Blokir Puluhan Aplikasi Buatan China:Termasuk Tiktok, Wechat & UC Browser

Ramalan Zodiak 1 Juli 2020, Keberuntungan Berada di Pihak Libra, Virgo Perasaanmu Sangat Kuat

Menurutnya, di dalam salah satu teks Ayurveda, kasus korona adalah termasuk kategori Aupasargika Roga (penyakit menular) yang tidak terkendali dan menyebabkan fenomena Janapadodhwamsa (pandemic).

Virus yang merupakan Bhoota Prani (makhluk mikroskopik) telah berpindah habitat dari hewan ke tubuh manusia dan menyebabkan penyakit.

Di dalam ilmu Ayurveda, struktur tubuh manusia terbentuk dari 5 elemen dasar yaitu Pancha Mahabhoota yang diantaranya adalah tanah, air, api, angin dan ruang.

“Elemen-elemen tersebut dikelompokan ke dalam 3 kelompok fungsi yang dikenal dengan istilah Tri Dosha yaitu, Vata, Pitta dan Kapha. Tri Dosha inilah yang meregulasi seluruh fungsi pada sistem jaringan tubuh manusia serta komposisinya yang seimbang akan menjaga tubuh agar tetap dalam keadaan sehat, begitu pula sebaliknya, tubuh akan menunjukan gejala dari suatu penyakit ketika keseimbangan mereka terganggu,” jelasnya, Selasa (30/6/2020).

Lebih lanjut, dijelaskan Virus Corona adalah kondisi dimana Kapha dan Vata Dosha mengalami peningkatan sehingga mengganggu aktivitas dari beberapa sistem pada tubuh, diantaranya adalah Pranavaha Srotas (sistem pernafasan), Rasavaha Srotas (sistem sirkulasi darah) dan Annavaha Srotas (sistem pencernaan).

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved