Terima 8 Kg Ganja dari Medan, Untung Dituntut 20 Tahun Penjara

Untung dinilai bersalah menerima 8 kilogram (kg) narkotik jenis ganja yang diselundupkan dari Medan ke Bali

higherperspective.com
(Ilustrasi) Ganja kering. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tiga kali pernah mendekam di penjara karena kasus narkoba, tidak membuat Untung Hariyanto Bin Sampe (37), kapok.

Kini terdakwa asal Surabaya, Jawa Timur, itu sepertinya akan lebih lama menghuni hotel prodeo setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana 20 tahun penjara.

Untung yang baru keluar dari Lapas Narkotik Bangli pada Agustus 2019 ini, dinilai bersalah menerima 8 kilogram (kg) narkotik jenis ganja yang diselundupkan dari Medan ke Bali.

Demikian disampaikan Jaksa I Kadek Topan Adiputra dalam surat tuntutannya yang dibacakan di sidang yang digelar secara virtual di PN Denpasar.

Menanggapi tuntutan jaksa, terdakwa yang didampingi tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

"Kami mengajukan pembelaan tertulis. Mohon waktu seminggu Yang Mulia," ucap Aji Silaban selaku anggota penasihat hukum.

Sehingga sidang pun digelar pekan depan.

Sementara itu dalam surat tuntutannya, Jaksa Kadek Topan menyatakan, perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur-unsur pidana dan terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik sebagaimana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan dengan perintah tetap ditahan. Denda sebesar Rp 2 miliar subsidair satu tahun penjara," tegas jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali tersebut.

Diketahui, Untung telah tiga kali mendapat hukuman karena kasus serupa.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved