Breaking News:

Saat Banyu Pinaruh, Bendesa Adat Intaran Minta Masyarakat Tidak Ramai ke Pantai

Saat Banyu Pinaruh, Bendesa Adat Intaran Minta Masyarakat Tidak Ramai ke Pantai

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
ILUSTRASI- Banyu Pinaruh, Ribuan Warga Menyemut di Pantai Mertasari, Minggu (8/12/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Saat pelaksanaan Banyu Pinaruh yang dirayakan Kamis (2/7/2020), masyarakat diimbau untuk tidak berduyun-duyun datang ke pantai.

Masyarakat diminta melaksanakan pengelukatan dari rumah masing-masing dengan mengunakan Pengelukatan Suda Mala yang nantinya diberikan kepada masyarakat melalui Bendesa Adat.

"Kami mengimbau masyarakat Kota Denpasar tidak berbondong-bondong ke pantai untuk melaksanakan pembersihan, melainkan melaksanakan di rumah menggunakan Tirta Pengelukatan Suda Mala yang akan diberikan kepada seluruh masyarakat," kata Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).

VIDEO: Saat Pandemi, Bule pun Sudah Pelesir ke Pantai Kuta Bali, Begini Kondisi Terkini Kuta, Legian, Seminyak

Pihaknya menambahkan, hingga saat ini Kota Denpasar termasuk wilayah Sanur khususnya Desa Adat Intaran masih terjadi penularan Covid-19.

Sehingga objek wisata pantai di Kota Denpasar termasuk di wilayah Sanur masih ditutup untuk umum.

Sehingga masyarakat diharapkan melaksanakan pembersihan atau pengelukatan Banyu Pinaruh dari rumah masing-masing.

Alit Kencana berharap masyarakat memaklumi kondisi ini.

Dimana, kebijakan ini tak lain untuk kebaikan kita bersama dalam memutus penyebaran guna percepatan penanganan Covid-19, protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

"Jadi masyarakat Kota Denpasar yang sebagaimana sebelumnya biasa melaksanakan pengelukatan di pantai, untuk kali ini kami mengajak masyarakat untuk melaksanakan pengelukatan dari rumah masing-masing menggunakan Tirta Pengelukatan Suda Mala, dan atas kondisi ini kami berharap permakluman untuk kebaikan kita bersama dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19 ini," harap Alit Kencana. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved