Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

BREAKING NEWS - Antusias Masyarakat Desa Adat Abianbase Ikuti Rapid Test Tinggi, 3 Orang Reaktif

Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Badung kembali melaksanakan rapid test tahap dua di Desa Adat Abianbase, Badung, Bali

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Dinas Kesehatan Kabupaten Badung saat melaksanakan rapid test yang dilaksanakan di Desa Adat Abianbase, Selasa (7/7/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Badung kembali melaksanakan rapid test tahap dua di Desa Adat Abianbase, Badung, Bali, Selasa (7/7/2020).

Pelaksanaan rapid test pun dibagi menjadi dua yakni pos wantilan dan pos pasar.

Rapid test yang dilaksanakan, guna untuk mencegah adanya transmisi lokal yang meluas.

Selain itu pula wilayah tersebut banyak sekali adanya pendatang atau yang sering di sebut krama tamiu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Dr Nyoman Gunarta mengatakan, pelaksanaan rapid test berjalan dengan baik.

Daftar Harga Sepeda Lipat Murah Edisi Juli 200: Mulai Rp 1,7 Jutaan Hingga Rp 2,8 Jutaan

Kerugian Kebakaran SDN 3 Bajera Ditaksir Rp 700 Juta, Disdik Tabanan Rancang Double Shift

Demam, Sesak dan Batuk Selama 4 Hari, PDP Berusia 19 Tahun Meninggal di RSUD Klungkung

Bahkan pihaknya mengatakan, masyarakat kini sangat antusias mengikuti rapid test.

"Hari ini kita merapid test sebanyak 683 warga. Dari ratusan yang di rapid, ditemukan 3 orang yang hasil rapid testnya reaktif," ungkapnya.

Pihaknya merinci dari dua pos yang ada, yakni pos-pos pasar diikuti sebanyak 212 warga dengan 1 reaktif.

Begitu juga untuk pos wantilan diikuti sebanyak 471 warga dengan 2 orang hasilnya reaktif.

"Seperti biasanya, yang reaktif kita bawa ke RSD Mangusada untuk mengikuti swab. Sementara untuk menunggu swab kita karantina di rumah singgah," paparnya.

Disisi lain Bendesa Adat Abianbase, Made Sunarta mengatakan, kesadaran masyarakat di desa adatnya sangat tinggi untuk mengikuti rapid test.

Hal ini terbukti, jika data dibandingkan dengan kegiatan rapid test pertama.

"Pertama kita lakukan di wantilan lapangan Abianbase dan sasaran target krama yang di rapid sebanyak 300 orang. Namun yang datang melebihi itu yakni 383 orang," paparnya

Pihaknya menjelaskan, animo masyarakat untuk menjaga kesehatan ini perlu dilaksanakan.

Hal itu akan berdampak positif dengan meningkatnya masyarakat untuk melaksanakan rapid test.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved