Kebakaran di Tabanan
Kerugian Kebakaran SDN 3 Bajera Ditaksir Rp 700 Juta, Disdik Tabanan Rancang Double Shift
Pihak Kepolisian telah melakukan olah TKP lanjutan terhadap peristiwa kebakaran SDN 3 Bajera di Banjar Bajera Kaja, Tabanan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pihak Kepolisian telah melakukan olah TKP lanjutan terhadap peristiwa kebakaran SDN 3 Bajera di Banjar Bajera Kaja, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Bali, Senin (6/7/2020).
Hasil olah TKP oleh tim Labfor, penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik di mes sekolah tersebut.
"Sudah dilakukan olah TKP kemarin (Senin) oleh tim Labfor Polda Bali di SDN3 Bajera yang mengalami kebakaran Sabtu sore lalu," kata Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Budi Astawa, Selasa (7/7/2020).
Hasil olah TKP, kata dia, dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut karena adanya arus pendek listrik di mes sekolah tersebut.
• Demam, Sesak dan Batuk Selama 4 Hari, PDP Berusia 19 Tahun Meninggal di RSUD Klungkung
• 53 Kabupaten/Kota di Indonesia Masih Masuk Zona Merah Virus Corona, Termasuk Daerah di Bali Ini
• Putu Mulyadi Raup Omset Hingga Ratusan Juta Dari Budidaya Lidah Buaya
Kemudian, akibat kebakaran yang melalap tiga ruangan, mes serta toilet, kerugian ditaksir sekitar Rp 700 Juta.
"Diduga arus pendek di mes sekolah tersebut. Untuk kerugiannya kurang lebih Rp 700 jutaan," tandasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra mengatakan, meskipun masih di situasi pandemi (siswa belajar daring) pihaknya telah melakukan skema proses belajar mengajar pasca SDN 3 mengalami kebakaran.
Sebab, ada tiga ruangan yang terbakar termasuk ruang guru dan ruang kepala sekolah.
Putra melanjutkan, pasca peristiwa tersebut juga sudah diperintahkan oleh Sekda Tabanan untuk buat laporan terkait kejadian tersebut.
Selanjutnya tinggal menghitung kerugian dan menganggarkan pembiayaan pembangunan tiga ruang tersebut nantinya.
"Terkait proses belajar mengajar, di sana masih tersedia empat ruang kelas. Sehingga, dipastikan PBM di sekolah tersebut jika sudah boleh tatap muka akan menggunakan sistem double shift sambil menunggu proses pembangunannya," jelasnya.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/olah-tkp-lanjutan-di-sdn-3-bajera.jpg)