Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Komitmen Pemkab Badung Bentuk "Community Empowering" Sambut New Normal

Komitmen Pemkab Badung Bentuk "Community Empowering" Sambut New Normal, Bupati Giri Prasta Serahkan Bantuan Stimulus Bagi UMKM Objek Wisata

Tayang:
Istimewa
Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata, Sekda Adi Arnawa saat menyerahkan bantuan secara simbolis bagi pelaku UMKM Objek Wisata di Wantilan Objek Wisata Sangeh, Selasa (7/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan merealisasikan bantuan stimulus tahap pertama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Objek Wisata.

Stimulus yang diberikan langsung bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung 2020.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata beserta anggota IB Sunarta dan Sekda Adi Arnawa bertempat di Wantilan Objek Wisata Sangeh, Badung, Bali, Selasa (7/7/2020).

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diberikan ini merupakan stimulus terhadap pelaku UMKM di seputaran objek wisata khususnya dalam menyambut new normal atau budaya hidup baru.

Lomba Layang-Layang Virtual Digelar di Bali 12 Juli 2020, Diikuti Peserta dari Sulawesi & Lombok

Kalangan Pegawai Kontrak di Badung Pakrimik, Ada Kabar Gaji Mereka Dipotong 50 Persen Selama 6 Bulan

10 Ribu UMKM di Denpasar Diajukan untuk Dapat Stimulus dari Gubernur Koster

Dijelaskan calon penerima sebelumnya juga telah melewati serangkaian proses verifikasi dan validasi data yang sangat ketat.

Disamping itu program tersebut menurut Bupati merupakan wujud komitmen Pemkab bersama DPRD Badung untuk membentuk "community empowering" yang nantinya diharapkan dapat mendukung kemandirian masyarakat dalam bidang pekonomian.

Mengingat UMKM memiliki 2 peran strategis dan fundamental diantaranya yang pertama sebagai sarana pemerataan tingkat perekonomian masyarakat kecil.

Sedangkan yang kedua sarana mengentaskan kemiskinan sebab angka penyerapan tenaga kerja terhitung tinggi.

“Berdasarkan regulasi Permendagri Nomor 1 tahun 2020 tentang Realokasi dan Refocusing Anggaran yang didalamnya diatur juga tentang pemulihan ekonomi. Nah kami Pemkab Badung melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM pada objek pariwisata," katanya.

Lanjut dijelaskan ari 938 pelaku UMKM yang memiliki usaha di kawasan objek wisata, setelah melalui proses verifikasi data untuk mengindari tumpang tindih anggaran dan double bantuan mengingat ada BLT dan BST dari pemerintah pusat, maka yang lolos hanya 94 pelaku UMKM.

Untuk nominal bantuan pun per UMKM diberikan Rp 2 juta.

"Bantuan ini hanya sekali saja diberikan melalui BPD Cabang Badung. Tujuannya agar pelaku UMKM siap membuka usahanya kembali saat new normal diberlakukan, mengingat selama ini mereka tidak beraktivitas," tegas Giri Prasta.

Lebih lanjut Giri Prasta menyampaikan, dalam mengambil kebijakan tidak cukup dengan niat baik saja namun harus dilandasi dengan hati, sepenuh hati dan berhati-hati, sehingga kebijakan politik anggaran Kabupaten Badung tidak keluar dari regulasi pemerintah pusat.

Sedangkan berkenaan dengan new normal pariwisata, Bupati Giri Prasta menyampaikan, bahwasanya Kabupaten Badung sangat siap untuk melaksanakannya mengingat Badung tidak berada dalam zona merah.

"Untuk new normal pariwisata kami sangat siap, Badung tidak masuk zona merah yang terpenting ketika wisatawan memasuki DTW harus dicek suhu tubuhnya dengan termo gun, tetap menggunakan masker, menerapkan sosial distancing, maupun cuci tangan," beber mantan Ketua DPRD Badung ini.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved