Pemancing yang Hilang di Pantai Gamat Klungkung Belum Ditemukan, Keluarga Tempuh Jalur Niskala
Hingga hari ke-5 pencarian, pemancing asal Desa Sakti, Nusa Penida, I Nyoman Wiraste (45) yang hilang di Pantai Gamat tidak kunjung ditemukan
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Hingga hari ke-5 pencarian, pemancing asal Desa Sakti, Nusa Penida, I Nyoman Wiraste (45) yang hilang di Pantai Gamat, Klungkung, Bali tidak kunjung ditemukan.
Pihak keluarga pun sudah melakukan upacara niskala agar bapak dari 4 anak itu bisa ditemukan.
Perbekel Desa Sakti Klungkung, I Ketut Partita menjelaskan, hingga Selasa (7/7/2020) I Nyoman Wiraste belum ditemukan.
Pencarian oleh Basarnas dan pihak keluarga korban masih terus dilakukan.
• Profesor Hukum China Ditahan Karena Tulis Esai yang Mengkritik Kepemimpinan Xi Jinping
• Ini Pola Makan yang Dapat Memicu Kanker Lambung, No 4 Sering Dilakukan Banyak Orang
• Begini Permintaan Jokowi kepada Timnas U-19 Indonesia di Piala Dunia U-20 Tahun 2021
"Sampai hari ini warga kami (Nyoman Wiraste) belum ditemukan. Tapi upaya pencarian oleh Basarnas masih terus dilakukan," terang Partita.
Upaya pencarian masih dilakukan di sekitar perairan Gamat, atau disekitar titik lokasi hilangnya Wiraste.
Pencarian juga dengan menginformasikan ciri-ciri warga yang hilang ke para nelayan sekitar.
Sehingga jika ada nelayan yang menemukan tubuh Wiraste, bisa segera dilaporkan ke pihak berwajib.
"Kondisi gelombang saat ini sudah agak tenang. Pencarian masih dilanjutkan, semoga saja bisa segera ditemukan," ungkapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Warga asal Desa Sakti, Nusa Penida, I Nyoman Wiraste (45), jatuh dari tebing saat hendak memancing di Pantai Gamat, Desa Sakti, Nusa Penida, Kamis malam (2/7/2020).
Pria itu pun sempat teriak minta tolong, sebelum akhirnya tenggelam dan hilang terbawa arus laut.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepolisian-ketika-mencari-keberadaan-nyoman-wiraste.jpg)