Berita Banyuwangi
Bupati Anas Paparkan Inovasi Teropong Jiwa di Hadapan Tim Panelis Kemenpan RB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan program inovasi Teropong Jiwa (Terapi Okupasi dan Pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa) secara vir
Mereka bisa lebih fokus dan tidak mudah emosional, dan yang pasti tujuannya agar mereka bisa mandiri ke depan. Program ini berjalan sejak 2017.
“Yang spesial dari program ini adalah para ODGJ setelah mendapat ketrampilan, mereka disalurkan ke sejumlah tempat kerja. Ada yang diajak bekerja di UMKM, atau diikutkan orang tua asuh."
• Begini Perjalanan Kasus Pembobolan BNI yang Melibatkan Maria Pauline Lumowa
• Tarif Sudah Rp 150 Ribu, RSUD Klungkung Masih Cari Alat Rapid Test dengan Harga Terjangkau
"Orang tua asuh ini maksudnya puskesmas mencari keluarga yang mau menerima ODGJ yang sudah pulih untuk bisa menjadi bagian dari keluarga tersebut. Program ini khusus bagi ODGJ yang tidak mempunyai keluarga.
Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono, para ODGJ yang telah dibekali keterampilan, akan disalurkan ke sejumlah tempat kerja.
Ada yang diajak bekerja di UMKM, atau diikutkan orang tua asuh. Yakni keluarga yang mau menerima ODGJ yang sudah stabil untuk tinggal dan diberdayakan dalam keluarga tersebut.
“Yang kerja di UMKM, mereka ada yang ikut kerja di industri kue rumahan. Mereka bikin rengginang dan camilan ringan. Kalau orang tua asuh, mereka ada yang diajak bekerja di usaha penggilingan beras. Jadi mereka diberi kesempatan mengaktualisasikan diri, untuk meminimalisir kambuh,” jelas Rio. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-banyuwangi-abdullah-azwar-anas-memaparkan-program-inovasi-teropong-jiwa.jpg)