Breaking News:

Anggota DPRD Klungkung Diduga Palsukan Ijazah Saat Nyaleg

Anggota DPRD Klungkung dilaporkan ke Polda Bali atas dugaan memalsukan ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) saat pencalegan tahun 2019 lalu

kompas.com
Ilustrasi ijazah palsu. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Anggota DPRD Klungkung dari Partai Perindo, berinisial I Nyoman MJ dilaporkan ke Polda Bali.

Anggota DPRD dari Dapil Kecamatan Klungkung tersebut diduga memalsukan ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) saat pencalegan tahun 2019 lalu.

Modusnya, dengan meminjam ijazah milik temannya, lalu difotokopi dan diganti foto, nama, tanggal lahir, serta nama orangtua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nyoman MJ dilaporkan oleh seorang warga ke Polda Balimerujuk pada Surat Pengaduan Nomor Reg: Dumas /179/IV/2020/Ditreskrimum tanggal 27 April 2020 tentang tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP dan atau pasal 266 KUHP.

Nyoman MJ yang merupakan satu-satunya kader Partai Perindo di DPRD Klungkung, sudah beberapa kali dipanggil pihak kepolisian ke Polda Bali terkait kasus ini.

Pemalsuan ijazah ini digunakannya untuk melengkapi syarat administrasi saat proses mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Klungkung tahun 2019 lalu.

Ijazah yang diduga dipalsukan tersebut bernomor 19 OC oh 0462947 milik pria berinisial I Ketut R, asal Desa Kutampi, yang bersekolah di SMA Swasta Pancasila Nusa Penida.

Dalam ijazah asli yang dikeluarkan tanggal 1 Juni 1987 tersebut, tertulis Ketut R merupakan anak dari warga berinisial I Wayan T dan lahir 21 April 1963.

Ijazah dengan nomor yang sama, lalu diduga dipalsukan dengan melakukan fotokopi dan mengganti nama I Ketut R menjadi berinisial I Nyoman MJ.

Tanggal lahir juga diganti dari 21 April 1963 menjadi 25 April 1966.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved