Aktivitas Gunung Agung Mengalami Penurunan Sejak Beberapa Bulan Terakhir
Jumlah kegempaan di dalam Gunung Agung, seperti hembusan, tektonik lokal, tektonik jauh, vulkanik, dan tremor jumlahnya mengalami penurunan
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Aktivitas Gunung Agung di Karangasem mengalami penurunan sejak beberapa bulan terakhir.
Jumlah kegempaan di dalam Gunung Agung, seperti hembusan, tektonik lokal, tektonik jauh, vulkanik, dan tremor jumlahnya mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018 hingga 2019.
Kepala Sub - Bidang Mitigasi dan Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur, PVMBG, Devy Kamil Syahbana, mengungkapkan, aktivitas Gunung Agung beberapa bulan terakhir landai.
Tak pernah terjadi erupsi.
• Selalu Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan, Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Acara Kementerian
• Pendapatan dari PKB dan BBNKB Mentok, Koster Berupaya Tingkatkan PAD Bali Lewat Sektor Lain
• Mana yang Lebih Bergizi Antara Susu Kambing dan Susu Sapi?
Terkadang aktivitas kegempaan dalam sehari nihil, tak terdeteksi adanya kegempaan di dalam.
"Sekarang aktivitas Gunung Agung mengalami penurunan. Petugas maasih melakukan evaluasi bersama stakeholder yang bersangkutan,"ungkap Kepala Sub - Bidang Mitigasi dan Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, Senin (13/7/2020).
Ditambahkan, magma di dalam Gunung Agung relatif kecil dibawah 500 ribu meter kubik, sekitar 100 - 200 ribu meter kubik. Tapi itu bersifat fluktuatif, bisa berubah - ubah.
"Kalau September 2017, saat masa kritis, magma dalam Gunung Agung bisa capai 40 juta meter kubik,"jelas Devy Kamil Syahbana.
Sedangkan untuk lava sekitar kawah Gunung masih tetap, sekitar 26 juta meter kubik.
Belum ada penambahan signifikaan.
Aktivitas kegempaan dalam gunung juga mengalami penurunan.
Sampai sekarang petugas PVMBG masih mengamati dan melakukan evaluasi terkait aktivitas di sekitar Gunung Agung.
Walaupun mengalami penurunan, tapi pihak PVMBG belum memastikan apakah akan ada penurunan atau tidak.
Saat ini pihaknya masih lakukan evaluasi dengan stakeholder terkait. Memetakan ancaman bahaya sekarang.
• Video Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi Razia Tempat Usaha, Ditemukan Pelanggaran Protokol Kesehatan
• Pengalaman Fauzan Masuk Bali di Era Tatanan Baru, Bagaimana Prosedurnya?
• Tinggal 2 Hari Lagi, Promo Indomaret 13 Juli 2020, Promo Heboh hingga Super Hemat
"Potensi ancaman erupsi masih tetap ada, tapi jarak dampaknya lebih dekat,"ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-lereng-gunung-agung-dari-dusun-pucang-desa-ban.jpg)