Breaking News:

Enam Kelompok Tani di Bangli Dapat Bantuan UPO Rp 200 Juta

Enam kelompok tani di Bangli, Bali, mendapat gelontoran dana Rp 200 juta

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Enam kelompok tani di Bangli, Bali, mendapat gelontoran dana Rp 200 juta.

Anggaran yang bersumber dari APBN itu ditujukan untuk kegiatan Unit Pupuk Organik (UPO).

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sarma mengungkapkan, kegiatan UPO ini sejatinya sudah ada sejak tahun 2014 silam.

Namun baru pertama kali Bangli mendapatkan bantuan hingga enam kelompok.

“Biasanya hanya satu hingga dua kelompok yang disetujui, bahkan sempat tidak lolos,” ungkapnya, Jumat (17/7/2020).

Sarma mengungkapkan, enam kelompok yang dibiayai oleh pemerintah pusat seluruhnya berasal dari wilayah Kintamani.

4 Zodiak Pintar Cari Duit dan Diwarisi Kesuksesan: Scorpio Pemimpin, Capricorn Bakat Jadi Pengusaha

Polda Bali Gelar Operasi Patuh Agung Mulai 23 Juli 2020, Bakal Tilang Pengendara yang Melanggar Ini

Tujuan kegiatan UPO adalah mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan menggantinya dengan pupuk organik.

Terutama pada daerah kering pertanian holtikultura.

“Lahan-lahan kering ini sangat cocok menggunakan pupuk organik. Baik pupuk padat maupun cair. Di Bangli, pertanian holtikultura kebanyakan berada di wilayah Kintamani. Dan memang sangat potensial sebagai penghasil sayur dan buah,” ujarnya.

Masing-masing kelompok mendapatkan 8 ekor sapi, di antaranya tujuh ekor sapi betina dan seekor sapi pejantan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved