Breaking News:

Mabuk Arak, Jhonatan Acungkan Pisau Dekat Pos Polisi Lepang

Habis dua botol ukuran 600 ml, Jhonatan yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk itu mabuk kemudian mengamuk di kos temannya.

istimewa
Jhonatan saat diinterogasi di Polres Klungkung, Sabtu (18/7/2020) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Jhonatan T Baiya (35) diamankan polisi dari Polres Klungkung.

Pria dari Lamboya, Sumba Barat, tersebut sempat meresahkan warga karena mengamuk seusai pesta Miras.

Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana, Minggu (19/2020) menjelaskan, awalnya Jhonatan pesta arak bersama rekannya di sebuah kamar kos di seputaran Dusun Lepang, Desa Takmung, Sabtu (18/7/2020).

Habis dua botol ukuran 600 ml, Jhonatan yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk itu mabuk kemudian mengamuk di kos temannya.

Jhonatan merusak pintu kamar, I Gusti Ngurah Jaya (47) menggunakan pisau pengutik.

Ia lalu keluar kos sambil acungkan pisau dan nekat mencegat kendaraan yang melintas di By Pass wilayah Lepang, tepatnya di depan pos polisi dekat simpang empat Lepang.

“Warga menginformasikan kejadian itu kepada petugas polisi lalu lintas Polres Klungkung. Jhonatan pun dibekuk lalu dibawa ke Mapolres," tegas Ardana, Minggu (19/7/2020).

Korban Gusti Ngurah Jaya tidak melaporkan aksi pengerusakan itu ke polisi.

Ia memilih menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan dengan pihak keluarga Jhonatan.

“Keluarga pelaku bersedia mengganti rugi segala kerusakan. Selanjutnya kedua belah pihak membuat surat pernyataan,” jelasnya.

Namun karena dalam keadaan mabuk dan membawa sajam, Jhonatan tetap diamankan dan dimintai keterangan di Polres Klungkung.

"Memang dari korban (Gusti Ngurah Jaya) tidak melaporkan dan menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan. Tapi dari pihak kepolisian tetap memprosesnya karena membawa sajam," ungkap Putu Ardana. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved