Breaking News:

Corona di Bali

Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan di Pasar Kidul, Polres Bangli Dirikan Dua Posko Terpadu

Dua posko terpadu dibangun anggota Polsek dan Polres Bangli di areal Pasar Kidul, Bangli, Bali, Minggu (19/7/2020)

Polres Bangli
Pos Terpadu - Polisi ketika usai membangun pos terpadu di areal Pasar Kidul, Bangli, Bali, Minggu (19/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dua posko terpadu dibangun anggota Polsek dan Polres Bangli di areal Pasar Kidul, Bangli, Bali, Minggu (19/7/2020).

Pembangunan posko dimaksudkan untuk lebih mendisiplinkan protokol kesehatan, khususnya di areal Pasar Kidul.

Posko terpadu didirikan di depan pintu utara dan pintu selatan Pasar Kidul.

Kapolsek Bangli Kompol I Nengah Rata mengungkapkan tujuan didirikannya posko terpadu untuk melakukan pengamanan dan pengawasan, terhadap para pedagang serta pengunjung pasar agar selalu mengikuti protokol kesehatan.

Update Covid-19 di Bali 19 Juli 2020: Tambahan Sembuh 121 Orang, Positif 55 Orang, Meninggal 4 Orang

Punya Penyakit Penyerta Masa Paru, Swab Test Positif Covid-19, PDP 140 di Buleleng Meninggal Dunia

Lanjutnya, posko terpadu akan ditempati oleh personel gabungan yang bertugas secara bergiliran.

Setiap shift terdiri dari personel Polres Bangli, Kodim 1626/Bangli, Satpol PP, serta Satgas Gotong Royong Pasar Kidul.

Selain mendirikan posko terpadu, pihaknya juga memasang baliho imbauan protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru dari Kapolres Bangli.

Imbauan tersebut berisi kewajiban menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir di tempat yang sudah disiapkan, serta selalu menjaga jarak.

Dalam Sehari 61 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh, 2 Orang Meninggal, 31 Orang Positif

Sebanyak 37 Prajurit TNI Angkatan Darat BKO Papua Barat Positif Covid-19

“Nantinya personel gabungan yang bertugas di posko terpadu akan mengawasi para pedagang ataupun pengunjung yang akan memasuki areal pasar. Masyarakat harus terbiasa dan bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru, sehingga dapat mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 klaster pasar,” ucapnya.

Sementara itu Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan, upaya yang dilakukan pihaknya adalah untuk lebih mendisiplinkan masyarakat, kaitannya dengan protokol kesehatan.

Apabila ditemukan pelanggaran protokol kesehatan, misalnya pengunjung tidak menggunakan masker, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan masuk pasar.

“Pengujung akan kami imbau untuk pulang mengambil maskernya terlebih dahulu. Kami harap pengunjung mematuhi aturan ini, sebab yang kami lakukan untuk kebaikan bersama,” tandasnya.

(*) 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved