DTW Alas Kedaton Gratiskan Tiket Masuk dan Tambah 2 Wahana Baru
Selain itu, pihak manajemen saat ini sedang dalam tahap penambahan wahana baru sebagai penambah daya tarik wisatawan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton, di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan menggratiskan tiket masuk.
Digratiskannya tiket masuk tersebut merupakan sebuah kebijakan yang tentunya sebagai daya tarik pengunjung untuk datang karena masih sepi sejak uji coba dibuka sejak 16 Juli 2020 lalu.
Dan kebijakan tersebut akan berlaku hingga wisawatan kembali ramai berkunjung.
Selain itu, pihak manajemen saat ini sedang dalam tahap penambahan wahana baru sebagai penambah daya tarik wisatawan.
• Pekerja Dirumahkan dan PHK di Tabanan Dapat Bantuan Beras dan Bibit Cabai
• Bagian dari Konsolidasi Hadapi Pilkada Serentak,Golkar Bali Targetkan Akhir Agustus Rampungkan Musda
• Pada 2024, Indonesia Diprediksi Jadi Negara dengan Perekonomian 5 Besar Dunia
Adalah akan dilengkapi sepeda udara dan flying fox yang saat ini masih dalam proses pemasangan.
Diprediksi, dua wahana baru tersebut akan rampung dan mulai bisa dinikmati wisawatan yang berkunjung dua pekan lagi.
Biaya sewa untuk bisa menikmati wahana baru tersebut sangatlah terjangkau. Rencananya akan dibuatkan harga paket. Misalnya hanya dengan Rp 25.000 pengunjung sudah bisa masuk obyek dan menikmati 3 wahana baru.
3 wahana tersebut adalah sepeda udara, flying fox, serta ayunan tradisional yang sudah tersedia sebelum Alas Kedaton ditutup karena pandemi.
"Kita terapkan gratiskan tiket untuk di awal sebagai daya tarik wisatawan berkunjung. Dan akan berlaku hingga kunjungan kembali ramai," kata Perbekel Kukuh, I Made Sugianto, Rabu (22/7/2020).
Sugianto melanjutkan, selain menggratiskan harga tiket, pihak manajemen juga sedang dalam proses penambahan dua buah wahana baru yang bertujuan sebagai daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Yakni sepeda udara dan flying fox.
"Saat ini dua wahana baru masih dalam proses melanjutkan pemasangan, karena sebelumnya tertunda akibat pandemi. Kemungkinan dua pekan lagi sudah bisa dinikmati wisatawan yang berkunjung. Apalagi saat ini wahana ayunan tradisional sudah dioperasikan sebelum pandemi dan ramai digunakan oleh anak-anak," jelasnya.
Disinggung mengenai biaya sewa untuk wahana yang ada di DTW terkenal dengan ribuan keranya tersebut, Sugianto menyatakan masyarakat tak usah merogoh kantong terlalu dalam.
Sebab, untuk bisa menikmati wahana baru tersebut sangatlah terjangkau.
Rencananya akan dibuatkan harga paket. Misalnya hanya dengan Rp 25.000 pengunjung sudah bisa masuk obyek dan menikmati 3 wahana baru.
• Wayan Koster: Arak Bali Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19, Percobaan 3 Hari Hasil Swab Negatif
• Satu Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Operasional Puskesmas Susut 2 Bangli Tutup Sementara
• Dorong Ekspor, Bank Indonesia Panen Kakao di Jembrana
“Harganya terjangkau nanti, karena dimasa sekarang kebutuhan pokok yang utama. Finalnya biaya sewa masih dikoordinasikan,” ungkap Sugianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/proses-pemasangan-wahana-baru-di-dtw-alas-kedaton-di-desa-kukuh.jpg)