Breaking News:

Corona di Bali

Satu Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Operasional Puskesmas Susut 2 Bangli Tutup Sementara 

Pasca satu orang tenaga kesehatan positif terpapar Covid-19, Puskesmas Susut 2 ditutup

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kadinkes Bangli I Nengah Nadi. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pasca satu orang tenaga kesehatan (nakes) positif terpapar Covid-19, Puskesmas Susut 2 di wilayah Desa Sulahan, Susut ditutup. Pelayanan kesehatan pun akhirnya dialihkan ke Puskesmas Susut 1 di wilayah Kayuambua, Desa Tiga.

Kepala Dinas Kesehatan Bangli I Nengah Nadi ketika dikonfirmasi Rabu (22/7/2020), mengatakan penutupan puskesmas tersebut merupakan SOP yang berlaku.

Hal ini mengingat belum dilakukan swab test kepada seluruh petugas medis.

“Ini merupakan kasus pertama di puskesmas tersebut. Satu orang nakes yang terkonfirmasi positif merupakan seorang wanita dan merupakan bidan. Rencananya besok baru dilakukan swab test terhadap 30 orang pegawai di sana,” ucapnya.

Pasca diketahui hasil swab test, lanjut Nadi, petugas yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan dirujuk ke rumah karantina Provinsi Bali sesuai dengan SOP.

Sebaliknya, bagi petugas yang negatif maka diperbolehkan kembali bekerja, dan pelayanan Puskesmas Susut 2 kembali berjalan.

Pihaknya menyebut, kejadian ini bukan pertama kali terjadi.

Sebab pada beberapa bulan sebelumnya, tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-29 juga sempat terjadi di Puskesmas Susut 1.

“Saat itu kami langsung lakukan swab test, karena nakes ada pemberlakuan khusus. Kebetulan kami ada alatnya dan petugasnya. Oleh sebab itu, dari kejadian ini, tidak membutuhkan waktu lama puskesmas bisa kembali beroperasi. Tinggal menunggu hasil swab-nya saja. Karena pelayanan Puskesmas Susut 2 ditutup, untuk sementara pelayanan dialihkan ke Puskesmas Susut I,” ujar dia.

Dilain sisi, Nadi membenarkan per Selasa (21/7/2020), juga terdapat tenaga kesehatan Puskesmas Kintamani 1 yang positif terpapar virus Corona.

Kendati demikian, pihaknya mengaku puskesmas yang berlokasi di Desa Kintamani itu telah kembali beroperasi.

Ia menjelaskan, satu orang tenaga kesehatan yang positif Covid-19 per hari Selasa merupakan data tambahan, dari kasus positif terhadap seorang tenaga kesehatan yang diketahui pekan lalu.

Pihaknya telah melakukan tracing kontak erat berikut swab test terhadap puluhan tenaga kesehatan pada hari Jumat (17/7/2020).

“Karenanya per hari Jumat itu, Puskesmas Kintamani tutup, dan Selasa (21/7/2020) sudah kembali buka karena hasil swab-nya telah keluar pada hari Senin (20/7/2020),” tandasnya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved