Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pecat Karyawannya, Jack Ma Tersandung Masalah Hukum di India

kasus ini terjadi beberapa minggu setelah India mengutip kekhawatiran keamanan dalam melarang UC News milik Alibaba, UC Browser

Tayang:
Editor: Kambali
Jack Ma 

TRIBUN-BALI.COM, NEW DELHI - Pengadilan India telah memanggil Alibaba dan pendirinya Jack Ma dalam kasus di mana seorang mantan karyawan di India mengatakan dirinya dipecat semena-mena.

Karyawannya mengaku dipecat setelah menolak apa yang ia lihat sebagai sensor dan berita palsu tentang aplikasi perusahaan.

Dilansir dari Reuters, kasus ini terjadi beberapa minggu setelah India mengutip kekhawatiran keamanan dalam melarang UC News milik Alibaba, UC Browser dan 57 aplikasi China lainnya setelah bentrokan antara pasukan kedua negara di perbatasan mereka.

Mantan Pegawai Google Salip Jack Ma Jadi Orang Terkaya Nomor 2 China

Jack Ma Hingga Bill Gates, Ini 7 Miliarder Dunia yang Turut Mendukung Penanganan Covid-19

Setelah larangan yang dikritik China ini, India mencari jawaban tertulis dari semua perusahaan yang terkena dampak, termasuk apakah mereka menyensor konten atau bertindak untuk pemerintah asing mana pun.

Dalam pengajuan pengadilan tanggal 20 Juli dan sebelumnya tidak dilaporkan, mantan karyawan UC Web Alibaba, Pushpandra Singh Parmar, menuduh perusahaan telah menyensor konten yang dianggap tidak menguntungkan bagi China.

Selain itu, UC Browser dan UC News juga dituduh memamerkan berita palsu untuk menyebabkan kekacauan sosial dan politik.

Dalam Sehari, Harta Jack Ma Lenyap Rp 22 Triliun Gara-gara Pandemi Virus Corona

Jack Ma Menyandang Gelar Orang Terkaya di Asia, Kekayaan Mencapai 44,5 Miliar Dollar AS

Hakim Sipil Sonia Sheokand dari pengadilan distrik di Gurugram, telah mengeluarkan surat panggilan untuk Alibaba, Jack Ma dan sekitar selusin individu atau unit perusahaan guba meminta mereka untuk tampil di pengadilan atau melalui pengacara pada bulan 29 Juli 29 nanti.

Hakim juga meminta tanggapan tertulis dari perusahaan dan eksekutifnya dalam waktu 30 hari.

UC India mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya tidak tergoyahkan dalam komitmennya terhadap pasar India dan kesejahteraan karyawan lokalnya, dan kebijakannya sesuai dengan hukum setempat. 

Bos Tencent Berhasil Depak Jack Ma Jadi Orang Terkaya di China Berkat PUBG

Jack Ma Mendonasikan 100 Juta Yuan Untuk Pengembangan Vaksin Virus Corona

Parmar, yang bekerja sebagai associate director di kantor Web UC di Gurugram hingga Oktober 2017 dan mencari ganti rugi US$ 268.000. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul, Jack Ma tersandung masalah hukum di India, ada apa? https://internasional.kontan.co.id/news/jack-ma-tersandung-masalah-hukum-di-india-ada-apa?page=all

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved