Breaking News:

Terkait Polemik POP, Komisi X DPR Akan Panggil Nadiem Makarim

Menurut Huda Komisi X perlu penjelasan Kemendikbud terkait dengan polemik di masyarakat terkait Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagasnya

Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim 

TRIBUN-BALI.COM - Polemik masih berlangsung terkait Program Organisasi Penggerak (POP) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Puncak kemelut ditandai dengan mundurnya sejumlah organisasi besar, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan PGRI.

Menyikapi masalah ini, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan sedang memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk rapat kerja meski masih masa reses.

Menurut Huda Komisi X perlu penjelasan Kemendikbud terkait dengan polemik di masyarakat terkait Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagasnya.

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Ketum PSSI Sampaikan Persiapan ke Presiden FIFA

Cagliari vs Juventus, Giorgio Chiellini Jadi Satu-satunya Saksi Juventus Juara pada 9 Musim Beruntun

Poli Rawat Jalan RS Sanjiwani Tutup 3 Hari, 8 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19

“Sekarang Mas Menteri mengambil inisiatif-inisiatif penyelesaian yang sifatnya sementara dan nanti penyelesaiain secara kelembagaan, secara konferhensif.

Akan kita bahas dalam Raker dengan DPR RI melalui Komisi X,” kata Huda saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Huda mengatakan sedang mengupayakan agar raker komisi X dengan Kemendikbud dapat dilaksanakan.

Sebab, kata dia, dalam masa reses tidak diperkenankan mengadakan rapat yang sifatnya pengawasan.

Oleh sebab itu, Komisi X sedang mengupayakan komunikasi dengan pimpinan DPR RI untuk dapat melaksanakan raker.

“Jadwal masih nunggu, karena dalam tatib kami, tidak diperbolehkan ada raker.

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved