Breaking News:

Minat Pecandu Narkoba di Klungkung untuk Ikuti Rehabilitasi Masih Minim

Hingga semester pertama tahun 2020 ini, baru 3 orang pecandu yang di layani BNNK Klungkung untuk rehabilitasi.

Tribun Bali
Ilustrasi-Pecandu Narkoba di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Mulai bulan ini, BNNK Klungkung telah membuka layanan rawat jalan/ rehabilitasi bagi pecandu narkoba.

Hanya saja minat masyarakat Klungkung untuk menjalani rehabilitasi masih minim.

Hingga semester pertama tahun 2020 ini, baru 3 orang pecandu yang di layani BNNK Klungkung untuk rehabilitasi.

Padahal angka kasus penyalahgunaan narkoba di Klungkung cukup tinggi.

Hasil Cagliari vs Juventus: Bianconeri Catat 33 Tendangan Tapi Tak Satupun Jadi Gol, Skor Akhir 2-0

Rusia Berencana Daftarkan Vaksin Virus Corona Pertama di Dunia pada 10 Agustus

Lowongan Kerja Kemenlu RI untuk Staf Perwakilan di Luar Negeri, Pendaftaran 1-31 Agustus 2020

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung AKBP. Made Pastika menjelaskan, dirinya baru mendapat izin untuk mendirikan klinik rehabilitasi per Juli 2020.

Sebelumnya pelayanan rehabilitasi dilaksanakan bekerjasama dengan BNNK Gianyar dan BNNP Bali.

" Sebelumnya kami belum memiliki klinik karena izin belum rampung.

Tapi pelayanan rehabilitasi tetap kami jalankan, bekerjasama dengan BNNK Gianyar dan BNNP Provinsi Bali," jelas Made Pastika, Rabu (29/7/2020).

Bagi mereka yang mengalami kecanduan ringan dan bisa melakukan rehabilitasi rawat jalan, direhabilitasi oleh BNNK Gianyar dan BNNP Bali.

Sementara mereka yang mengalami kecanduan berat akan dirawat di UPT Rehabilitasi di Bangli.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved