Breaking News:

Gubernur Koster Minta Pemerintah Pusat Membuka Pintu Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Gubernur Bali, Wayan Koster, pun meminta pemerintah pusat mengevaluasi larangan warga negara asing (WNA) masuk Indonesia

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Sejumlah wisman asal China menikmati wisata kuliner di Kedonganan, Kecamatan Kuta, Badung, sebelum pandemi Covid-19, Senin (2/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Mulai hari ini, Jumat (31/7/2020), Provinsi Bali secara resmi membuka sektor pariwisata tahap II untuk wisatawan nusantara (wisnu).

Jika tahap II ini sukses, dilanjutkan tahap III untuk wisatawan mancanegara pada 11 September mendatang.

Gubernur Bali, Wayan Koster, pun meminta pemerintah pusat mengevaluasi larangan warga negara asing (WNA) masuk Indonesia untuk membuka pintu wisatawan ke Pulau Dewata.

Dibukanya Bali untuk wisatawan nusantara (wisnu) ditandai dengan Deklarasi Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi berbasis QRIS serta launching aplikasi Love Bali di Peninsula Island Kawasan The Nusa Dua, Badung, Kamis (30/7/2020) sore.

Deklarasi ini dihadiri Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama, Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R. Golose, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, serta Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer.

Pada acara puncak deklarasi ditampilkan tari kecak era baru.

Seluruh penari kecak memakai masker dan menjaga jarak. Selanjutnya dilakukan pemukulan kulkul, lalu toast meminum arak Bali bersama yang dipimpin oleh Gubernur Koster.

Dalam sambutannya, Koster mengatakan Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya keras menangani Covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret di Bali.

"Kami menangani pandemi ini dengan sebaik-baiknya bekerjasama dengan Pangdam, Kapolda, Kajati Bali serta Bupati/Walikota se-Bali. Perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Bali sampai saat ini telah berjalan dengan sangat baik," kata Koster.

Berdasarkan data yang diterima, hingga kemarin jumlah kasus secara kumulatif positif Covid-19 di Bali mencapai 3.360. Pasien sembuh 2.788 atau sekitar 82,9 persen. Jumlah meninggal 48 orang.

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved