Breaking News:

Pasien Terpapar Corona di Buleleng Tambah Sembilan, Seorang Pasien Probable Covid Meninggal Dunia

Tercatat ada sembilan pasien baru terkonfirmasi positif, yang saat ini ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Buleleng.

Pixabay
Ilustrasi Update Covid-19 di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Wabah Covid- 19 di Buleleng pada Kamis (30/7/2020) mengalami lonjakan memprihatinkan.

Tercatat ada sembilan pasien baru terkonfirmasi positif, yang saat ini ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Buleleng.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Buleleng, Ketut Suarmawan mengatakan, dari sembilan pasien baru ini, empat di antaranya berasal dari Kecamatan Buleleng.

Sementara empat lainnya, berasal dari Kecamatan Sukasada, dan seorang pasien dari Kecamatan Sawan.

“Dari sembilan pasien baru ini, empat di antaranya bergejala ringan (simtomatik), saat ini mereka diisolasi di RS Pratama Giri Emas. Sementara lima lainnya tidak bergejala (asimtomatik) namun berdasarkan hasil tes swab kelimanya dinyatakan positif terpapar Covid- 19. Dari lima pasien asimtomatik ini, dua di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah atas pertimbangan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP)," jelas Suarmawan.

Dengan demikian, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid- 19 yang sedang ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Buleleng, sebanyak 18 orang.

Dimana, 13 di antaranya diisolasi di RS Pratama Giri Emas.

Sementara lima pasien lainnya, menjalani isolasi mandiri di rumah.

Terpisah, Sekda Buleleng yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Gede Suyasa menyebut, ada satu pasien kasus probable yang meninggal dunia, pada Selasa (28/7/2020).

Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan, berusia 57 tahun, berasal dari Kecamatan Buleleng.

Pasien sebelumnya memiliki gejala pneumonia yang mengarah ke Covid- 19.

"Pasien meninggal saat hasil tes swab belum diterima. Untuk mengurangi segala risiko penularan, maka proses pemakaman dilakukan dengan protokol penanganan Covid- 19, atas persetujuan pihak keluarga almarhum. Saat ini kami masih menunggu hasil lab dari provinsi untuk melihat apakah yang bersangkutan positif Covid- 19 atau tidak. Bila hasilnya positif, tentu tim kesehatan akan melakukan tracing kepada orang-orang yang sempat kontak dengan pasien tersebut," terang Suyasa. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved