Tertarik dengan Keris Ratusan Tahun Warisan Opa Ashanty, Azriel Hermansyah Justru Kena Semprot
Azriel Hermansyah menunjukkan ketertarikannya pada salah satu keris milik pamannya, Gangsar.Bahkan Azriel meminta izin untuk merawatnya di rumah.
Penulis: Meika Pestaria Tumanggor | Editor: Eviera Paramita Sandi
"Jadi bolehnya kapan," tanya Azriel.
"Emang Om Gangsar boleh kasih kamu," tanya Ashanty.
"Katanya tergantung Bunda. Kalau Bunda boleh, oke," jawab Azriel.
"Kemarin pas ke rumah dia bilangnya kalau kamu mau kawin boleh dipinjam pakai ini," kata Ashanty.
"Jadi kalau aku mau kawin ya," kata Azriel.
"Ya belum, kawinnya masih lama kali," kata Ashanty.
"Dipercepat aja," kata Azriel.
Mendengar perkataan Azriel tersebut, Anang dan Ashanty tersenyum.
"Orangnya mana," ledek Anang.
Ashanty lantas menunjukkan keris tersebut kepada Aurel Hermansyah.
"Ini keren banget," kata Aurel.
"Cuma ini nilai sejarah dan budayanya tinggi, jadi Azriel itu dari pada pegang yang aneh-aneh, pistol," kata Anang.
"Jiel tu masih muda, jangan main gini-ginian dulu. Ini punya opa dulu kan. Nanti dipakai pas dia kawin aja. Atau kalau kakak nikah pakai adat Jawa ini boleh dipakai. Karena ini ada nilai historisnya " kata Ashanty.
"Udah ini balikin aja," kata Ashanty.
"Kenapa dibikinin? Ini kalau sudah keluar nggak boleh masuk. Kalau sudah masuk nggak boleh keluar," kata Anang.
"Mobil nggak boleh, ini nggak boleh," tambah Anang.
"Yang, udahlah yang, jangan cari masalah," kata Bunda.
"Ya udah balikin-balikin. Ziel balikin ke Om Gangsar," ucap Ashanty. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/azriel-meminta-izin-ashanty-untuk-membawa-pulang-keris-milik-pamannya.jpg)