Guna Mendukung Program Pemerintah Tangani Covid-19, BSN Tetapkan 28 SNI, Salah Satunya Terkait APD
Untuk itu, diperlukan Alat Perlindungan Diri (APD) khusus bagi tenaga medis yang merawat pasien dengan gejala Covid-19.
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Kemudian di nomor 21, yakni SNI ISO 18652-4:2017 Evaluasi biokompatibilitas saluran gas pernapasan pada penerapan pelayanan kesehatan - Bagian 4: Uji untuk kemampuan melebur dalam kondensat, lalu nomor 22 adalah SNI ISO 5356-1:2015 Peralatan anestesi dan pernapasan - Konektor conical - Bagian 1: Cones dan soket, dilanjutkan dengan nomor 23 adalah SNI ISO 80601-2-70:2015 Peralatan elektromedik -Bagian 2-70: Persyaratan khusus untuk keselamatan dasar dan kinerja esensial peralatan terapi pernapasan sleep apnoea, lalu nomor 24 adalah SNI ISO 80601-2-12:2020 Peralatan elektromedik -Bagian 2-12: Persyaratan khusus untuk keselamatan dasar dan kinerja esensial ventilator untuk pelayanan kritis dan nomor 25 yaitu SNI ISO 80601-2-74:2017 Peralatan elektromedik -Bagian 2-74: Persyaratan khusus untuk keselamatan dasar dan kinerja esensial peralatan untuk kelembapan pernapasan.
Diurutan 26 ada SNI ISO 80501-2-79:2018 Peralatan elektromedik -Bagian 2-79: Persyaratan khusus untuk keselamatan dasar dan kineija esensial peralatan pendukung sistem ventilasi bagi pasien yang mengalami gangguan ventilasi (ventilatory impairment), dilanjutkan dengan nomor 27 yakni SNI ISO 80601-2-80:2018 Peralatan elektromedik -Bagian 2-80: Persyaratan khusus untuk keselamatan dasar dan Idneija esensial peralatan pendukung sisteni ventilasi bagt pasien yang mengalami kegagalan ventilasi (ventilatory insufficiency), kemudian di nomor 28 adalah SNI 35001:2019 Sistem manajemen biorisiko laboratorium dan organisasi terkait lainnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/direktur-pengembangan-standar-agro-kimia-kesehatan-dan-halal-bsn-wahyu-purbowasito.jpg)