Pohon Pisang Unik Jadi Perhatian Warga di Lamongan, Ukuran Kerdil Tapi Sudah Berbuah
Sebab, pohon pisang dengan ukuran kerdil ini sudah mengeluarkan jantung pisang yang siap untuk berbuah.
TRIBUN-BALI.COM - Pohon pisang di Lamongan, Jawa Timur ini barangkali termasuk tumbuhan yang unik dan dinilai tak wajar.
Biasanya, pisang itu berbuah setelah berusia sekitar 5 hingga 6 bulan dengan ketinggian yang umum.
Namun tidak dengan pohon pisang milik Masroin (40), seorang warga Dusun Mencorek, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Lamongan ini.
Sebab, pohon pisang dengan ukuran kerdil ini sudah mengeluarkan jantung pisang yang siap untuk berbuah.
• UPDATE, Bertambah 12 Warga Buleleng Positif Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh
• Komitmen Terhadap Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Batik Air Laksanakan Safe Travel Campaign
• Rusia Diprediksi Sebagai Negara Pertama di Dunia yang Temukan Vaksin Virus Corona
Pohon pisang ini diriwiyatkan pemiliknya, bermula ketika dirinya menanam dua bibit pohon pisang di pekarangan rumahnya, sekitar 3-4 bulan yang lalu.
"Saya tanam pisang seperti umumnya saja. Dua pohon pisang jenis candi yang tanam, dengan bibitnya sama," katanya, Sabtu (8/8/2020).
Bibit pohon pisang waktu ditanam, tingginya sama-sama 1 meter.
Dua- duanya pun tumbuh. Hanya saja kemudian kedua pohon pisang itu tidak tumbuh normal, lantaran bagian ujungnya kerap dimakan ayam hingga batang pohonnya habis.
"Maklum di kampung saya banyak ayam, " katanya.
Meski habis dimakan ayam, kedua pohon pisang tetap tumbuh dengan kondisi satu di antaranya tidak normal.
Muncul keanehan, pohon pisang yang tidak normal malah keluar jantungnya, sementara yang tumbuh normal hanya muncul dahan dan daun saja.
"Jadi sama-sama dimakan ayam sampai habis, tapi yang satu tumbuhnya tetap normal, tapi satunya aneh, begitu tumbuh langsung keluar jantung pisangnya," ungkap Masroin.
Batang pohon pisang yang sudah berbuah tersebut tetap tumbuh yang tingginya hanya 40 sentimeter.
Tumbuh bak besar pasak dari tiangnya, hingga batang pohonnya tidak mampu menahan beban jantung pisang, terpaksa harus ditopang dengan penyangga dan diikat.
• Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Komunitas Rareangon Banjar Tegeha Buat Layangan Celepuk Merah Putih
• Kompetisi Makin Sengit, Valentino Rossi Nilai Pembalap MotoGP Mudah Setres
• Raih Suara Nasional Kedua Terbanyak di Pemilu 2019, Prabowo Beberkan Kunci Sukses Gerindra Ini
Yang kelihatan, hanya ada sedikit batang pohon dan jantung pisangnya menjuntai ke tanah.
Hanya saja, jantung pisang yang dihasilkan dari pohon pisang tersebut tidak sebesar pohon yang tumbuh normal.
Nampak, dalam satu sisir hanya berisi 3 buah pisang.
"Nggih, saya juga heran, " ungkapnya.
Pohon pisang yang tumbuh kerdil itu dinilai tak wajar oleh sebagian masyarakat.
Kini pohon kerdil jadi pusat perhatian warga.
Banyak di antaranya yang berswa foto berdiri di samping pohon pisang.
Bahkan, kalau sore hari banyak anak santri TPA bertandang ke lokasi.
Ada yang sekedar melihat-lihat saja, ada juga yang mengabadikannya.
Ternyata, Masroin pernah mendapati kejadian serupa pada 2007 silam.
"Tapi kala itu, satu pohon pisang berbuah 2 tandan sekaligus, " katanya.
Namun waktu itu satu pohon yang berbuah 2 tandan itu, buahnya sama-sama normal sampai masa panen.
"Buah dari 2 tandan itu sama besarnya," pungkasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pohon Pisang Unik di Lamongan, Cuma Setinggi Ini Tapi Sudah Berbuah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pohon-pisang-unik-milik-masroin-yang-jadi-pusat-perhatian-warga-dusun-mencorek.jpg)