Corona di Bali
UPDATE, Bertambah 12 Warga Buleleng Positif Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng mencatat ada 12 warga Bumi Panji Sakti yang positif terpapar virus corona atau covid-19
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus konfirmasi covid-18 di Buleleng meningkat pesat pada Sabtu (8/8/2020).
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng mencatat ada 12 warga Bumi Panji Sakti yang positif terpapar virus corona atau covid-19.
Disaat yang bersamaan terdapat pula tujuh pasien covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, juga sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Buleleng I Ketut Suweca mengatakan, dari 12 kasus konfirmasi itu, dua kasus diantaranya berasal dari Kecamatan Banjar, empat kasus dari Kecamatan Sawan, satu kasus dari Kecamatan Kubutambahan, dan lima kasus dari Kecamatan Buleleng.
• Komitmen Terhadap Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Batik Air Laksanakan Safe Travel Campaign
• Rusia Diprediksi Sebagai Negara Pertama di Dunia yang Temukan Vaksin Virus Corona
• Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Komunitas Rareangon Banjar Tegeha Buat Layangan Celepuk Merah Putih
Berdasarkan hasil diagnosis klinis Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), khusus untuk dua kasus dari Kecamatan Banjar, dua kasus dari Kecamatan Sawan, dan dua kasus dari Kecamatan Buleleng, cukup menjalani isolasi mandiri dirumah, karena berstatus simtomatik (bergejala) ringan.
Sementara enam kasus lainnya, harus menjalani isolasi di RS Pratama Giri Emas, Kecamatan Sawan, agar mendapatkan penanganan lebih intensif.
Lebih lanjut, Suweca juga mengumumkan saat ini ada tujuh orang pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Dengan rincian, tujuh pasien asal Kecamatan Sukasada, satu pasien asal Kecamatan Sawan, dan dua pasien asal Kecamatan Buleleng.
Dengan demikian, secara kumulatif jumlah pasien covid-19 Buleleng yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 139 orang. Sementara yang masih dalam perawatan sebanyak 36 orang.
"Dari 36 orang yang masih dirawat itu, 18 orang diantaranya dirawat di RS Pratama Giri Emas, sementara 18 orang lainnya cukup menjalani isolasi mandiri di rumah," terangnya.
Disisi lain, Suweca juga menyebut, saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng telah menerbitkan 116 surat keterangan (suket) bebas covid-19 dibeberapa tempat ibadah.
Seperti diketahui, Suket ini diberikan sebagai tanda jika tempat ibadah tersebut telah menerapkan protokol kesehatan berupa menyediakan tempat cuci tangan, thermogun, wajib masker, dan jaga jarak.
Suket ini bersifat dinamis.
Bila diwilayah sekitar tempat ibadah tersebut terdapat kasus konfirmasi maka gugus tugas akan mencabut suket tersebut sementara waktu, dan masyarakat akan dilarang melakukan kegiatan keagamaan di tempat ibadah tersebut, hingga kondisi sudah kembali normal.
• Kompetisi Makin Sengit, Valentino Rossi Nilai Pembalap MotoGP Mudah Setres
• Raih Suara Nasional Kedua Terbanyak di Pemilu 2019, Prabowo Beberkan Kunci Sukses Gerindra Ini
• Pembalap KTM Pol Espargaro Nilai El Diablo Masih Berada di Atas Angin
"Ada 126 tempat ibadah yang mengajukan permohonan suket bebas covid-19. Namun yang sudah diberikan baru 116. Sementara ada juga 28 tempat ibadah yang saat ini sedang dalam tahap verifikasi," tutup Suweca. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-juga-sebagai.jpg)