Breaking News:

Sponsored Content

KPU Denpasar Sosialisasi Pilkada Serentak 2020 ke Komunitas FedDen

KPU Denpasar melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2020 kepada Komunitas Sepeda Federal Denpasar

KPU Denpasar
Sabtu (8/8/2020) kemarin, KPU Denpasar melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2020 kepada Komunitas Sepeda Federal Denpasar di Home Yogi, Jalan Nusakambangan No. 31 Denpasar, Bali, mulai pukul 18.00 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KPU Denpasar melaksanakan sosialisasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota Denpasar tahun 2020 kepada pemilih berbasis komunitas.

Sabtu (8/8/2020) kemarin, KPU Denpasar melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2020 kepada Komunitas Sepeda Federal Denpasar di Home Yogi, Jalan Nusakambangan No. 31 Denpasar, Bali, mulai pukul 18.00 Wita.

Sosialisasi diawali dengan sambutan dari pengurus Komunitas Sepeda Federal Denpasar, I Ketut Gede Astawa.

Dalam sambutannya, pria yang akrab dipanggil Tut De ini menjelaskan, Komunitas Federal Denpasar (FedDen) telah berusia dua tahun dan beranggotakan 58 orang yang berasal dari berbagai profesi.

Selain menjadi wadah bagi pesepeda, FedDen juga sering melakukan aksi peduli lingkungan seperti membersihkan sungai dan pantai, serta membantu sesama yang kekurangan terutama di lingkungan keluarga FedDen.

Sosialisasi dipandu Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya yang sekaligus menjadi moderator dalam acara ini.

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan selaku narasumber menyampaikan alasan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember 2020, tahapan Pilkada Serentak 2020, pelaksanaan Pilkada 2020 yang ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik, serta menggunakan alat peraga sosialisasi dan kampanye dalam bentuk video dan lebih mengedepankan media digital, 9 hal baru di TPS untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Lidartawan berharap Komunitas FedDen bisa ikut menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dimulai dari keluarga masing-masing terkait pelaksanaan Pilwali 2020 di tengah pandemi, sehingga dapat menggunakan hak pilih mereka dengan aman pada 9 Desember 2020.

Pada sesi tanya jawab, anggota FedDen ada yang bertanya, ada pula yang memberikan masukan.

Masukan yang diberikan yaitu untuk melakukan sosialisasi digital secara intens dan masif, tetap melakukan sosialisasi dalam bentuk tatap muka terbatas di tingkatan banjar.

Ada pula yang menanyakan terkait pemilih yang ber-KTP Denpasar tapi tidak lagi tinggal di Denpasar apakah masih bisa memilih?

Di akhir acara, KPU Kota Denpasar memberikan suvenir sosialisasi berupa tumbler bagi peserta yang bertanya maupun yang telah mengecek data pemilih dengan mengklik lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved