Breaking News:

Corona di Bali

Pembelajaran Praktik SMK Bisa Dilakukan di Seluruh Zona, Bangli Tunggu Surat Edaran Disdik Provinsi

Pandemi Covid-19 menjadi penyebab seluruh kegiatan tatap muka di sekolah akhirnya ditiadakan sejak akhir Maret lalu.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua MKKS SMK Bangli, I Wayan Suparta. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI–Pandemi Covid-19 menjadi penyebab seluruh kegiatan tatap muka di sekolah akhirnya ditiadakan sejak akhir Maret 2020 lalu.

Kendati demikian, akhir-akhir ini muncul wacana bahwa kegiatan tatap muka sudah bisa kembali dilaksanakan.

Wacana ini termuat dalam Siaran Pers Kemendikbud Nomor: 210/Sipres/A6/VIII/2020 ihwal Penyesuaian Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam Siaran Pers tertanggal 7 Agustus itu, Pemerintah mengeluarkan penyesuaian zonasi untuk pembelajaran tatap muka.

Docking KMP Jaya Abadi Dianggarkan Rp 1,9 Miliar, Masih Fokus Perawatan di Mesin

Lowongan Kerja BRI, BNI dan BCA, Cek Persyaratan dan Link Pendaftaran di Sini

Ramalan Zodiak Kesehatan 10 Agustus 2020, Capricorn Berhentilah Berpikir Negatif

Dalam perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri ini, izin pembelajaran tatap muka diperluas ke zona kuning, dari sebelumnya hanya di zona hijau.

Pada Siaran Pers tersebut, Mendikbud, Nadiem Makarim mengungkapkan, bahwa pelaksanaan pembelajaran praktik bagi peserta didik SMK diperbolehkan di semua zona, dengan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dikonfirmasi Minggu (9/8/2020), Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bangli, I Wayan Suparta mengatakan, pihaknya masih menunggu edaran dari Kadisdikpora Provinsi Bali.

Dilain sisi pihaknya juga tengah menyiapkan sejumlah kebutuhan protokol kesehatan.

“Dari Siaran Pers itu kegiatan praktik yang dimaksud adalah praktik untuk di sekolah. Itu khusus untuk SMK. Tetapi kami masih menunggu surat edaran dari Kadisdik tentang penyikapan dari Siaran Pers Kemendibud kemarin. Baik tentang procedural dan hal-hal lain yang mengatur tetang pembelajaran praktik itu, atapun tatap muka nantinya bagi siswa,” jelasnya.

Sementara untuk kegiatan tatap muka, Suparta mengatakan, hingga kini masih terbatas pada zona hijau dan kuning.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved