Dua Kali, Gung Sanggra Jadi Pengibar Merah Putih di Istana
I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinatha (17) siswa kelas III SMA 1 Mendoyo, mewakili Bali untuk menjadi pengibar bendera merah putih di Istana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tapi, sebelum ditunjuk, memang sudah ada seleksi secara virtual sejak sebulan lalu.
Dimana adiknya, sudah melakukan sambungan virtual.
Dimana diamati postur tubuh dan gerakan baris berbarisnya.
"Sudah sebulan lalu, sebelum akhirnya keluar SK untuk ke pusat. Jadi sudah berangkat sejak tanggal 3 kemarin dari Kabupaten kemudian menginap sehari di Provinsi. Kemudian baru berangkat ke Jakarta," ungkapnya.
Gung Siwi mengatakan, bahwa adiknya juga sebelumnya menjalani tes Covid-19 di RSU Negara.
Dari hasil negatif, akhirnya lolos ke Jakarta.
Di Jakarta kembali lagi menjalani protokol kesehatan, dengan menjalani tes swab dan karantina selama beberapa hari.
Jadi tidak boleh keluar dan semua instruksi hanya virtual.
"Setelah itu latihan dan hp disita oleh panitia. Jadi sebelumnya ngomong ke saya kalau sudah di Jakarta dan baru kemarin melihat di TV dikukuhkan sekitar 18.30 Wita," paparnya.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bapak-dan-kakak-gung-sanggra-ketika-ditemui-di-rumahnya.jpg)