Breaking News:

Inspektorat Klungkung Temukan Data Tidak Valid, BLT Beberapa Desa di Nusa Penida Belum Disalurkan

Bantuan pengaman jejaring sosial BLT (bantuan langsung tunai) Kabupaten di 15 desa di Klungkung, Bali, belum disalurkan

Warta Kota
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bantuan pengaman jejaring sosial BLT (bantuan langsung tunai) Kabupaten di 15 desa di Klungkung, Bali, belum disalurkan.

Hal ini dikarenakan ditemukannya data tidak valid oleh Inspektorat Daerah Klungkung, terkait calon penerima bantuan yang sumber anggarannya dari APBD tersebut.

"BLT di 15 desa itu bukan ditunda, tapi masih menunggu guliran," ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika dikonfirmasi, Jumat (14/8/2020).

Plt Kepala Dinas Sosial Wayan Sumarta mengatakan, BLT Kabupaten belum disalurkan hampir di semua desa di Kecamatan Nusa Penida, yakni Batukandik, Batumadeg, Batununggul, Bunga Mekar, Jungutbatu, Kampung Toyapakeh, Klumpu, Kutampi, Kutampi Kaler, Lembongan, Ped, Pejukutan, Sakti, Sekartaji, Suana, dan Tanglad.

"Di Kecamatan Nusa Penida, hanya kampung Toya Pakeh yang siap menyalurkan BLT Kabupaten tahap pertama ini," ungkap Sumarta.

Hal ini dikarenakan ditemukannya penyandingan data yang tidak lengkap, terkait data penerima bantuan dari desa adat.

Serta dari hasil pengecekan inspektorat daerah, ditemukan adanya data yang tidak valid.

"Jaring pengaman sosial ini kan kebijakan daerah, kita laporkan dulu ke bupati selaku Ketua Gugus Tugas. Terkait hal ini, kami masih menunggu kajian dan kebijakan dari Gugus Tugas," jelas Sumarta.

Menurutnya, petugas selama ini sangat berhati-hati melakukan sanding data, agar tidak ada warga yang sampai menerima bantuan ganda karena banyaknya jenis bantuan.

Apalagi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (13/8/2020), menemukan adanya penyaluran BLT yang tidak tepat sasaran.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved