Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Makan Malam Setelah Jam 8 Bikin Gemuk, Benarkah?

Tak jarang disebutkan bahwa semakin malam Anda makan maka semakin mudah berat badan bertambah. Namun, benarkah pendapat ini?

Tayang:
vitatalalay.com via Tribun Style
Ilustrasi makan di malam hari.  

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa orang yang makan lebih dari jam 8 malam mengonsumsi lebih banyak total kalori dibanding orang yang berhenti makan sebelum pukul 20.00.

Secara keseluruhan, inilah yang membuat Anda mengalami kenaikan berat badan secara siginifikan ketika makan setelah jam 8 malam.

Studi lain menemukan bahwa orang yang makan antara jam 11 malam sampai 5 pagi mengkonsumsi sekitar 500 kalori lebih banyak dibanding yang membatasi asupan makanan di waktu-waktu tersebut.

Secara keseluruhan, rata-rata orang yang makan pada jam-jam larut malam bertambah sekitar 4,5 kilogram.

Makan terlalu malam berpengaruh pada pilihan makanan

Tidak hanya membuat makan lebih banyak, kebiasaan makan terlalu larut juga membuat Anda cenderung memilih makanan kurang sehat.

Pada malam hari, Anda mungkin lebih cenderung memilih makanan yang tidak sehat dan padat kalori.

Anda akan lebih memilih makanan dengan sedikit nilai gizi, seperti keripik, soda, dan es krim pada malam hari.

Ada banyak kemungkinan alasan untuk ini.

Susah Menahan Dorongan Belanja? Coba 4 Tips Ini

Bisa Mengubah Mood, 4 Zodiak Ini Disarankan untuk Tidak Mengenakan Baju Hitam

Akhir Era Ronaldo dan Messi, Kali Pertama Tanpa Mereka di Semifinal Liga Champions

1. Akses

Orang yang makan larut malam mungkin tidak memiliki akses mudah ke makanan sehat.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa pekerja malam cenderung mengemil makanan yang tidak sehat untuk kenyamanan, karena mungkin ada kurangnya pilihan makanan sehat yang tersedia di tempat kerja pada malam hari.

2. Makanan secara emosional

Makan secara emosional adalah faktor lain yang menyebabkan pilihan makanan yang lebih buruk di malam hari.

Penting untuk membedakan antara rasa lapar yang sebenarnya dan makan karena stres, kecemasan, kebosanan, atau kesedihan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved