Pelabuhan Segitiga Emas Diharapkan Memunculkan Banyak Peluang Usaha Baru
Bila proyek ini tuntas, Cok Ace menyebut akan ada banyak peluang usaha baru seiring makin berkembangnya Pulau Nusa Penida dan Lembongan
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digadang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat ini telah memasuki tahun kedua.
Pada tahun pertama, kegiatan difokuskan rancangan regulasi dan tahun ini telah masuk pada implementasi.
Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menuturkan, meski terkendala pandemi Covid-19, sejumlah program tetap bisa berjalan, seperti proyek Pelabuhan Segitiga Emas yang menghubungkan Sanur-Nusa Penida dan Nusa Lembongan.
Bila proyek ini tuntas, Cok Ace menyebut akan ada banyak peluang usaha baru seiring makin berkembangnya Pulau Nusa Penida dan Lembongan.
"Saya berharap masyarakat Bali, khususnya kalangan generasi muda, menangkap peluang ini sehingga nantinya tak hanya jadi penonton," kata Cok Ace saat menghadiri Wisuda ke-35 IKIP Saraswati Tabanan yang dirangkai dengan pengukuhan Guru Besar di Agung Room Hotel Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (21/8/2020).
Menurut Cok Ace, IKIP Saraswati Tabanan mencatat sejarah baru karena melaksanakan dua prosesi penting pada hari yang sama, yaitu wisuda dan pengukuhan guru besar.
Bagi IKIP Saraswati, bertambahnya jumlah guru besar tentu menjadi sangat penting dalam kaitan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan.
Sementara bagi para wisudawan, ini merupakan momen yang sangat istimewa.
Panglingsir Puri Ubud ini mengibaratkan prosesi wisuda sebagai kelahiran kembali.
"Mulai hari ini kalian berhak menyandang gelar sarjana," sebutnya, seraya mengingatkan agar para wisudawan tak melupakan jerih payah orang tua.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cok-ace-menghadiri-wisuda-ke-35-ikip-saraswati-tabanan.jpg)