Breaking News:

Aktivitas Pendakian Gunung Batur Belum Dibuka

Kebijakan ini tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masa pandemi Covid-19.

ist - dok BKSDA Bali
Personel BKSDA ketika melakukan penjagaan di wilayah konservasi dengan instansi polri belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Genap lima bulan, aktivitas pendakian di Gunung Batur, Kintamani ditutup.

Pihak pengelola mengaku masih menunggu keputusan lebih lanjut dari kementerian.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bali Sulistyo Widodo dikonfirmasi Selasa (25/8/2020) membenarkan sejak ditutup tanggal 21 Maret lalu, aktivitas pendakian belum dibuka.

Kebijakan ini tidak lain untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masa pandemi Covid-19.

Sektor Penerbangan di Banyuwangi Perlahan Mulai Pulih

Suardana Susun Kepengurusan, Nama Suardika Jadi Calon Kuat Wantimbang Golkar Jembrana

Begini Spesifikasi 2 Kapal Perang Patroli Terbaru TNI AL yang Diresmikan KSAL Laksamana Yudo Margono

Terlebih sampai saat ini angka kasus Covid-19 masih terus bertambah.

"Jadi belum, belum dibuka. Kita kan sementara prepare kemudian melihat perkembangan juga terkait dengan Covid-19," ujarnya.

Kendati belum dibuka, Sulis mengakui jika animo masyarakat pada aktivitas pendakian tetap tinggi.

Namun tetap pihaknya berpedoman pada perkembangan kondisi wabah Covid-19.

 "Kalau kita memaksakan diri untuk dibuka, sementara perkembangannya belum bisa dikendalikan secara maksimal menurut saya bahaya. Yang paling dikhawatirkan ada orang tanpa gejala (OTG) kemudian menjadi klaster baru," ucapnya.

Oleh sebab itu, imbuh Sulis, pembukaan kawasan konservasi menunggu putusan ataupun rekomendasi dari pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved