Breaking News:

Sejumlah MICE Internasional Akan Digelar di Bali Tahun Depan, Kemenparekraf Segera Terbitkan Ini

Sejumlah MICE Internasional di Tahun Depan Akan Digelar di Bali, Kemenparekraf Segera Terbitkan Panduan CHSE Pada Penyelenggaraan MICE

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Foto : Suasana Konvensi Rancangan Panduan CHSE Pada Penyelenggaraan MICE. 

Sementara untuk penyelenggaraan Bali Democracy Forum (BDF) yang rutin digelar bulan Desember juga masih belum bisa dipastikan tahun ini digelar atau tidak.

"Di Desember itu kan ada Bali Democracy Forum (BDF), mudah-mudahan kalau pemerintah itu bisa meyakinkan digelar. Itu kan sebuah kesempatan yang baik digunakan untuk memulai (MICE digelar di Bali)," tambahnya.

Menurutnya pemerintah tidak akan diam tetapi akan terus melakukan komunikasi kepada penyelenggara BDF.

Diharapkan dengan selesainya panduan CHSE pada kegiatan MICE yang dalam penyelesaian rancangannya dibuat oleh Kemenparekraf pada hari ini standar SOP akan dimiliki dalam penyelenggaraan itu.

"Kita siap (menyelenggarakan MICE). Dari awal kita siap karena kita tidak pernah berhenti disini, kita tidak pernah tutup, kemudian tata kelola kita juga jalan terus. Mulai dari security, di kebersihan kita, kemudian di komunikasi kita dengan tenant jalan terus. Jadi sejak awal kita siap," tegas Ngurah Ardita.

Rizki Handayani mengatakan, Bali merupakan tempat utama penyelenggaraan MICE di Indonesia setelah Jakarta khususnya MICE Internasional.

"Panduan CHSE pada penyelenggaraan MICE tengah dirancang saat ini dan hari ini terakhir kita bicarakan dengan teman-teman MICE industri di Bali karena disini mostly kegiatan konferensi internasional diadakan. Ini jadi, panduan selesai akan kita sosialisasikan. Kenapa harus segera? Karena pemerintah pusat memang sedang mendorong kegiatan pertemuan di kementerian/lembaga untuk diadakan di Bali," imbuhnya.

Dimana konvensi rancangan panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan pada kegiatan MICE ini dilaksanakan hari ini di BNDCC, dengan konsep hybrid agar dapat menampung semakin banyak stakeholders MICE dari berbagai destinasi untuk turut berpartisipasi aktif dalam konvensi.

Konvensi dihadiri oleh stakeholders MICE meliputi Asosiasi, Industri, dan Pemerintah Provinsi Bali diwakili Wakil Gubernur, Kapolda Bali diwakili Dir PAM Obvit, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali, Ketua INACEB, BALICEB, ASPERAPI, INCCA, ICCA Indonesia, INVENDO dan stakeholders MICE lainnya dari berbagai destinasi yang hadir secara offline dan online.

Selain konvensi, juga berlangsung pameran UMKM yang diisi oleh 10 UMKM terpilih yang akan menjual produk-produk unggulannya dengan transaksi secara digital atau touchless menggunakan QR code.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved