Breaking News:

Sponsored Content

Suartini Bangga Menjadi Tenaga Medis dan Bagian dari Program JKN-KIS

Tenaga medis Ida Ayu Made Suartini mengaku, setelah adanya Program JKN-KIS, jumlah kunjungan pasien meningkat

Istimewa
Tenaga medis yang bekerja di Puskesmas Denpasar Utara 1 yaitu Ida Ayu Made Suartini 

TRIBUN-BALI.COM - Bukan rahasia lagi jika seorang tenaga medis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Berbicara mengenai pelayanan kesehatan di Indonesia, tentu saja sudah tidak asing lagi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Program yang hingga kini diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, sudah tidak terhitung lagi jumlah jiwa yang kembali sehat tanpa perlu memikirkan biaya.

Hal ini tentu saja sangat dirasakan oleh masyarakat yang tidak mampu karena kini istilah “orang miskin tidak boleh sakit” sudah terpatahkan dengan adanya Program JKN-KIS.

Fadzly : Miliki JKN-KIS Adalah Bonus Bagi Pekerja

Suandana: Pahlawan Masa Kini Adalah Menjadi Peserta JKN-KIS

Viral Pelaku Pembuang Sampah Sembarangan di Denpasar Terekam CCTV, Awas Bisa Kena Pidana!

Salah seorang tenaga medis yang bekerja di Puskesmas Denpasar Utara 1 yaitu Ida Ayu Made Suartini mengaku, setelah adanya Program JKN-KIS, jumlah kunjungan pasien meningkat.

Keadaan ini tidak dijadikan alasan untuk mengeluh, karena baginya melayani pasien adalah tugas yang sangat mulia.

Selain kunjungan pasien, kegiatan yang berkaitan dengan Program JKN-KIS seperti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) juga dilakukan secara rutin.

“Bagi kami tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien dari berbagai macam latar belakang, sangat senang dengan adanya program JKN-KIS sehingga masyarakat dapat dengan mudahnya mendapatkan pelayanan medis ketika sakit, asalkan pasien tersebut mengikuti alur pelayanan yang berlaku,” ujar Suartini.

Sejalan dengan pengakuannya tersebut, Suartini merasa bangga dapat menjadi bagian dari keberlangsungan Program JKN-KIS.

Ia berharap semoga adanya Program JKN-KIS dengan manfaatnya yang sangat luar biasa, masyarakat akan semakin peduli terhadap pentingnya memiliki JKN-KIS dan tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta rajin berolahraga.

“Kepada peserta JKN-KIS yang sehat, saya juga berharap agar turut menjaga kesinambungan program ini dengan membayar iuran tepat waktu, karena iuran yang dibayarkan tersebut akan kembali lagi kepada peserta dan inilah yang dinamakan sistem gotong royong,” ungkap Suartini.

Di akhir wawancara, Suartini mengaku bangga dapat menjadi bagian dari keberlangsungan Program JKN-KIS.

Baginya menolong sesama dengan memberikan pelayanan yang tulus adalah salah satu cermin sikap pahlawan masa kini.

“Memberi tidak hanya berupa harta benda, tetapi melayani dengan tulus juga merupakan pemberian yang sangat berharga, semoga pelayanan dan sistem dari Program JKN-KIS akan semakin baik dan baik lagi kedepannya,” pungkas Suartini (*).

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved