Breaking News:

Prioritaskan Stabilnya Harga Komoditi di Nusa Penida, 14 Tahun KMP Nusa Jaya Abadi Masih Disubsidi

Walaupun sejak Januari lalu, KMP Kapal Nusa Jaya Abadi sudah dipersilakan melayani 2 kali keberangkatan.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kapal roll on roll off (Roro) KMP Nusa Jaya Abadi saat berlabuh di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - KMP Nusa Jaya Abadi yang melayani penyebrangan Padang Bai-Nusa Penida dan sebaliknya, menjadi satu-satunya sarana trasportasi laut yang dikelola Pemkab Klungkung.

Sejak beroperasi dari tahun 2006 lalu, hingga saat ini operasional kapal bantuan dari Pemrov Bali itu masih disubsidi.

Kadis Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra menjelaskan, selama ini penghasilan dari KMP Nusa Jaya Abadi belum sebanding dengan pendapatan yang diterima.

Walaupun sejak Januari lalu, KMP Kapal Nusa Jaya Abadi sudah dipersilakan melayani 2 kali keberangkatan.

Sekelumit Kisah di Balik Bantuan Ambulans Untuk Kodam IX/Udayana

Menteri Nadiem Jamin Tak Ada Mahasiswa yang Dikeluarkan karena Tak Mampu Bayar UKT

Pamor Desa Wisata Belum Terlihat, Desa Sidan Gianyar Kembangkan Wisata Peninggalan Bali Kuno

" Sejak Januari ini kami sudah layani dua kali keberangkatan. Kecuali hari Rabu dan Minggu, yang hanya sekali keberangkatan karena harus lakukan perawatan dan pendinginan mesin. Hanya saja hal pendapatan yang didapat, belum sesuai dengab operasionalnya," ungkap Sucitra saat ditemui di kantornya, Kamis (27/8/2020).

Berdasarkan data yang disodorkan, saat ini rata-rata setiap bulannya pemasukan dari KMP Nusa Jaya Abadi antara Rp 600 juta sampai Rp700 juta.

 Sehingga pemkab dalam setahun harus mensubsidi operasional KMP Nusa Jaya Abadi antara Rp1 miliar sampai dengan Rp2 miliar.

" Kapal Roro Nusa Jaya Abadi sejak pertama beroperasi tahun 2006 lalu, sampai saat ini masih disubsidi. Karena ini kan kapal perintis, jadi orientasinya tidak komersil," jelasnya.

Menurut Sucitra, operasional KMP Nusa Jaya Abadi lebih mengedepankan kelancaran penyeberangan komoditi maupun material.

Sehingga harga komoditi tetap stabil di Nusa Penida, perekonomian juga tetap bergerak.

" Saat ini saja, penyeberangan yang memanfaatkan kapal Roro itu didominasi barang-barang kebutuhan pokok, dan material.

Sementara untuk penumpang, biasanya kebanyakan memanfaatkan jasa penyebrangan speed boat yang waktu tempuh penyebrangannya bisa lebih cepat," jelas Sucitra, didampingi Kabid Angkutan dan Sarana, I Komang Sudiarta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved