Bangun Museum Pustaka Lontar, Desa Adat Dukuh Penaban Mendapat Penganugerahan MURI
MURI memberikan penganugerahan ke Desa Adat Dukuh Penaban karena telah membangun museum pustaka lontar secara gotong royong oleh masyarakat di Dukuh
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Desa Adat Dukuh Penaban, Kecamatan Karangasem menerima Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) lantaran mampu membangun Museum Pustaka Lontar yang dilakukan bergotong royong.
Penganugerahan Rekor MURI diserahkan pada Jumat (28/8/2020) siang, dan dilakukan secara virtual.
Bandesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya, mengungkapkan, MURI melaksanakan hari ulang tahun.
Pada perayaannya, MURI memberikan penganugerahan ke Desa Adat Dukuh Penaban karena telah membangun museum pustaka lontar secara gotong royong oleh masyarakat di Dukuh Penaban.
• 50 Helm Dibagikan Polwan Tangguh Polresta Denpasar Saat Gelar Razia
• Perbaikan Jalan Rusak Berat Sepanjang 181 Kilometer di Tabanan Ditunda
• Teco Sulit Naturalisasi Lima Pemain Muda Brasil
"Bagi mereka (MURI) cukup unik dan menarik ditengah era global seperti saat ini, gotong royong ternyata masih sangat kental dan hidup.
Bahkan bisa bangun sebuah museum pustaka lontar untuk lestarikan lontar & budaya dengan cara gotong royong," ungkap Bandesa Adat, Nengah Suarya.
Ditambahkan, pihaknya tak menyangka akan dapat penganugrahan MURI.
Mengingat Desa Dukuh Penaban adalah sebuah desa kecil yang berada dipinggir Kota Amlapura.
Berkat dari kekompakan warga yang mebangun museum pustaka lontar, kini Desa Adat Dukuh Penaban mulai dikenal.
"Ini surprise. Kita tidak pernah membayangkan sebelumnya akan dapat penganugrahan. Tak pernah terpikir akan mndapatkan MURI. Mungkin Dukuh Penaban adalah salah satu desa di Provinsi Bali yang mendapatkan MURI ini,"ungkap I Nengah Suarya.
Warga Dukuh Penaban sangat antusias dengan penganugrahan MURI.
Pencapaian yang didapat dari Desa Adat adalah jeri payah dari masyarakat sekitar yang bekerja keras membangun museum pustaka lontar, dan bisa dinikmati oleh orang banyak.
Lontar dan budaya agar terus terjaga & dilestarikan.
Selain memberikan penganugrahan ke Dukuh Penaban, MURI juga memberikan penganugrahan ke person yang telah memberi sumbangsih ke masyarakat.
• Punya Mimipi Duet Bareng, Riko Simanjuntak Sarankan Lionel Messi Berlabuh ke Persija
• Adu Jangkrik Motor Vs Truk, Pelajar SMA Tewas Mengenaskan di Jalanan
• MotoGP Misano Berlangsung 13 September Mendatang, Mampukah Rossi Berjaya di Rumah Sendiri?
Anugrah MURI diberikan ke penyuluh dan penulis lontar dan sekaligus kurator museum, I Dewa Gede Catra. Lontarnya cukup banyak.
Jro Suarya sapaannya, berharap kunjungan ke museum pustaka lontar & minta warga terhadap lontar alami peningkatan pasca penganugrahan MURI.
Untuk diketahui, jumlah kunjungan ke museum pustaka lontar terus mengalami peningkatan sejak didirikan tahun 2017 lalu hingga kini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/warga-menghadiri-acara-virtual-terkait-pemberian-muri-ke-desa-adat-dukuh-penaban.jpg)