Breaking News:

Tarif Listrik Turun

Apindo Apresiasi Pemerintah Terkait Penurunan Tarif Listrik Pelanggan Tegangan Rendah Non Subsidi

Ketua Kebijakan Publik Apindo Sutrisno Iwantono mengatakan, pada dasarnya setiap upaya untuk menurunkan beban suatu perusahaan merupakan kebijakan

PLN
ilustrasi - Petugas PLN saat pemeliharaan jaringan kabel listrik PLN. 

TRIBUN-BALI.COM - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, kebijakan pemerintah yang telah menurunkan tarif listrik untuk pelanggan tegangan rendah non subsidi periode Oktober-Desember 2020 memiliki dampak positif bagi iklim industri tanah air.

Ketua Kebijakan Publik Apindo Sutrisno Iwantono mengatakan, pada dasarnya setiap upaya untuk menurunkan beban suatu perusahaan merupakan kebijakan yang bagus.

Apalagi, salah satu pengeluaran yang esensial bagi para pelaku bisnis adalah tagihan listrik.

“Makanya, kalau listrik turun, itu akan lebih baik bagi dunia usaha,” tutur dia, Selasa (1/9/2020) malam.

Poin-poin Ini Menjadi Sorotan DPR dalam Revisi RUU Cipta Kerja

BPS Mencatat Jumlah Penumpang Pesawat Tunjukkan Peningkatan Pasca Relaksasi PSBB

100 Dokter Gugur di Masa Pandemi, Satgas Penanganan Covid-19 Singgung Jam Kerja hingga Kualitas APD

Sebelumnya, Apindo telah menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah agar membebaskan rekening minimum atau biaya beban bagi para pelaku industri dan bisnis.

 Jadi, pelanggan tersebut cukup membayar tagihan listrik sesuai pemakaiannya saja di tiap bulan.

“Syukurlah, pemerintah juga sudah berikan kelonggaran tersebut,” imbuh Iwantono.

Dia belum bisa memastikan kapan industri di Indonesia akan benar-benar bangkit usai pemberian sederet stimulus listrik tersebut.

Ini mengingat pandemi Covid-19 belum mereda dan kondisi ekonomi Indonesia bahkan global secara keseluruhan sedang lesu.

Menurutnya, hal itu akan tergantung pada perbaikan daya beli masyarakat.

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved