Breaking News:

Penahanan Tri Nugraha, Penyidik Kejati Cium Gelagat Melarikan Diri

Penahanan Tri Nugraha terkait perkara dugaan gratifikasi dan TPPU direncanakan Senin (31/9/2020) oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi

Tribun Bali/I Putu Candra
Kajati Bali Erbagtyo Rohan (kanan) didampingi Wakajati Bali Asep Maryono (tengah) dan Aspidsus Kejati Bali Sucitrawan (kiri) saat menunjukkan kendaraan sitaan yang disinyalir terkait perkara gratifikasi dan TPPU dengan tersangka Tri Nugraha. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penahanan Tri Nugraha terkait perkara dugaan gratifikasi dan TPPU direncanakan Senin (31/9/2020) oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Namun saat akan ditahan dan digiring menuju mobil tahanan, mantan Kepala BPN Denpasar dan Badung itu diduga melakukan bunuh diri di toilet lantai II Kejati Bali.

Dilakukan penahanan terhadap Tri, karena penyidik mencium ada gelagat melarikan diri.

"Sebulan lalu saat diperiksa, dia (baca, Tri) datang lalu tiba-tiba menghilang. Kami tunggu sampai sore tidak kembali. Besok paginya kami mencari dan dapat informasi Tri datang ke kejati terus pergi menggunakan mobil keluar Bali. Dia naik pesawat dari Banyuwangi tujuan Jakarta," jelas Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Bali, Asep Maryono dalam keterangan persnya di Kejati Bali, Selasa (1/9/2020).

Ranperda RZWP3K Bali Bisa Beri Izin Perluasan Bandara Ngurah Rai dengan Cara Reklamasi

BREAKING NEWS - Bangunan Gedong Pura Dalem Setra Sidayu Tojan Terbakar, Warga Bunyikan Kulkul Bulus

Bersinergi Tangani Covid-19, Pangdam IX/Udayana Terima Audiensi Dekan FK Unud, IDI dan Dinkes Bali

Lalu kemarin Tri kembali pergi saat proses pemeriksaan dengan alasan izin solat.

"Ketika Tri meninggalkan kantor kemarin dengan alasan solat, kami tunggu sampai jam 4 sore, tidak ada kabar. Penyidik khawatir Tri melarikan diri, karena sudah pernah kejadian saat diperiksa," terang Asep.

"Karena ada peristiwa-peristiwa itu lah yang membuat penyidik menjadi ragu dan mengusulkan untuk mempercepat proses penyelesaian perkara untuk dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan," sambung Asep.

Pihaknya mengungkapkan, sebetulnya berdasarkan jadwal, Tri diperiksa hari Kamis minggu lalu.

Polisi Tangkap Enam Tersangka Narkoba dalam Operasi Antik 2020, Dua di Antaranya Jadi Target Operasi

Ranperda RZWP3K Bali Akomodasi Tambang Pasir Laut, Walhi: Itu Upaya Pemutihan Pelanggaran Tata Ruang

Buntut Dugaan Bunuh Diri Tri Nugraha, Beberapa Penyidik Kejati Dimintai Keterangan

Tapi Tri meminta mundur ke hari Senin (kemarin). "Kami its okay, yang penting bisa melakukan pemeriksaan," ucap Asep.

Ditanya apakah sebelumnya Tri sempat mengajukan penangguhan penahanan. Asep Menyatakan Tri mengajukan penangguhan penahanan yang diajukan atasannya.

"Sebelumnya iya. Ini ajukan oleh atasannya untuk dilakukan penangguhan penahanan, karena kebutuhan kedinasan. Kami mengabulkan itu," terangnya. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved