Breaking News:

Ranperda RZWP3K Disetujui, Walhi Minta DPRD Kawal Teluk Benoa sebagai Kawasan Konservasi Maritim  

DPRD Bali bersama Pemprov Bali akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Konferensi pers Walhi Bali di sekretariatnya, Selasa (1/9/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Bali tahun 2020-2040.

Dalam Ranperda RZWP3K yang disetujui dalam rapat paripurna ke-15 masa persidangan II tahun 2020 DPRD Bali itu, salah satu poinnya telah menetapkan wilayah Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi maritim.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali, I Made Juli Untung Pratama meminta kepada Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama untuk terus mengawal status kawasan konservasi maritim bagi Teluk Benoa.

Menurutnya, penetapan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi maritim sebagai hal yang penting untuk terus dikawal demi menjaga lingkungan hidup pesisir Bali dari ancaman bencana lingkungan.

PN Gianyar Geram Ada Pemalsuan Akta Perceraian, Disdukcapil Gianyar Sebut Ada Penyusup

Mengapa Orang yang Sering Unggah Selfie Cenderung Dipandang Kurang Sukses?

Kopi Langkan Bangli Masuk Kategori Citarasa Sangat Bagus, Tapi Keberadaannya Kian Meredup

"Sebagai Ketua DPRD wajib untuk memastikan bahwa Teluk Benoa ditetapkan sebagai kawasan konservasi maritim hingga Ranperda RZWP3K disahkan menjadi Perda," kata Untung Pratama saat konferensi pers di sekretariatnya, Selasa (1/9/2020).

"Saudara kami peringatkan agar serius untuk mengawal Teluk Benoa, karena berbicara tanpa tindakan yang kongkrit dapat juga dilakukan oleh burung beo," imbuhnya.

Untung Pratama menjelaskan, bahwa pihaknya di Walhi Bali sudah sejak awal mengikuti proses Ranperda RZWP3K.

Pada dokumen awal Ranperda tersebut, dirinya mengaku kecewa karena rencana reklamasi Teluk Benoa yang izin lokasinya sudah habis, tapi masih dipaksakan masuk dalam peta tematik.

Meski begitu, pihaknya mengaku terus melakukan protes terhadap upaya-upaya meloloskan rencana reklamasi Teluk Benoa melalui RZWP3K.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved