Breaking News:

Tahun 2020 Kasus Gigitan Anjing Rabies di Karangasem Meningkat

Kasus gigitaan anjing rabies di Karangasem, Bali, tahun 2020 naik sekitar 10 kasus dibandingkan 2019

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi rabies. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kasus gigitaan anjing rabies di Karangasem, Bali, tahun 2020 naik sekitar 10 kasus dibandingkan 2019 yang capai sekitar 18 kasus.

Dari bulan Januari 2020 hingga sekarang kasus gigitan anjing rabies mencapai 28 kasus.

Tersebar di 14 desa/kelurahan Kabupaten Karangasem.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Peertanian Karangasem, I Made Ari Susanta, mengungkapkan, kenaikan kasus gigitan rabies terjadi di daerah zona merah rabies.

Seperti di sekitar Kecamatan Kubu, Kecamataan Abang, Kecamatan Karangasem, Rendang, dan Bebandem.

"Jumlah kasus positif anjing rabies dari Januari hingga sekarang sekitar 28 kasus. Terakhir yakni kasus di Desa Ban, Kecamatan Kubu. Kejadiannya 5 Agustus 2020," jelas I Made Ari Susanta, Rabu (2/9/2020) siang.

Untungnya tak ada korban dalam peristiwa tersebut, korban gigitan anjing rabies diberi vaksin anti rabies (VAR).

Ditambahkan, meningkatnya kasus gigitan rabies lantaran banyaknya anjing liar tidak bertuan di Karangasem.

Estimasi populasi anjing di Karangasem tahun 2020 naik dibandingkan 2019.

Tahun 2020 populasi anjing diprediksi mencapai 74 ribu, meningkat belasan ribu dibanding 2019.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved