Breaking News:

Sponsored Content

Menjelang Pujawali di Pura Sakenan, Walikota Rai Mantra Ingatkan Tatalaksana Upacara

Menjelang Pujawali di Pura Sakenan, Walikota Rai Mantra Ingatkan Tatalaksana Upacara dan Penerapan Prokes Yang Ketat.

Istimewa
Teks Foto : Walikota Rai Mantra saat melaksanakan pembahasan bersama terkait pelaksanaan menjelang pujawali Pura Sakenan, Kamis (3/9/2020) di kantor setempat 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pujawali di Pura Sakenan, Serangan Kecamatan Denpasar Selatan berlangsung setiap enam bulan sekali yakni Saniscara Kliwon Wuku Kuningan yang jatuh pada Sabtu 26 September 2020.

Berkaitan dengan hal tersebut Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra melakukan pembahasan bersama panitia pujawali Pura Sakenan, Bendesa Adat, dan OPD terkait Pemkot Denpasar, Kamis (3/9/2020) di kator Walikota Denpasar, Bali.

Walikota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut mengingatkan kepada panitia pujawali, Bendesa Adat Serangan, OPD dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan (GTPP) Covid-19 Denpasar, Made Toya dalam pelaksanaan pujawali agar menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Tatanan upacara dan nilai dalam pelaksanaan pujawali agar tidak dihilangkan, namun dalam tatalaksana upacara agar dapat disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Rai Mantra.

Tanpa Aplikasi Tambahan, Begini Cara Membuat Avatar Facebook Sesuai Keinginanmu

Amerika Akui China Memiliki Kekuatan Angkatan Laut Terbesar di Dunia

Nagita Slavina Sebut Emosi Gideon Tengker Naik Turun Hingga Sulit Bertemu Cucunya

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam masa pandemi Covid-19 saat ini kewaspadaan harus ditingkatkan, apalagi belakangan ini kasus Covid-19 semakin meningkat. 

Dalam kesempatan ini kami mengajak seluruh panitia pujawali, OPD terkait dan GTPP Covid-19 Denpasar melakukan antisipasi dan kewaspadaan sehingga memberikan kenyamanan dan keselamatan kita bersama dalam masa pandemi saat ini.

“Agar kita tetap selalu waspada, mari bersama melindungi diri, menyelamatakan keluarga dan sesama, namun dalam pujawali ini kembali kami tekankan tatanan dan nilai agar tidak dihilangkan, namun tatalaksana dalam persembahyangan dapat dilakukan penyesuaian,” ujar Rai Mantra

Sementara manggala Yadnya Pujawali di Pura Sakenan, Ida Bagus Gede Pidada mewakili Panglingsir Pangempon Pura, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana menyampaikan pihaknya telah melaksanakan pembahasan bersama terkait pelaksanaan pujawali pada tahun ini.

Memasuki pujawali pada masa pandemi saat ini dengan telah melakukan penataan runtutan pujawali yang berbeda dalam pujawali sebelum masa pandemi.

Nganyarin dilaksanakan satu hari saja yakni pada tanggal 27 September dari pukul. 10.00 Wita dan dilanjutkan penyineban pujawali pada pukul. 22.00 Wita, hal ini untuk meningkatkan kewaspadaan kita bersama dalam penyebaran virus Corona.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved