Breaking News:

Buron Pajak Rp 14 M Mabes Polri Ditangkap di Buleleng, M Tirta Sempat Terlacak di Gatsu Denpasar

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali bersama Satresmob Bareskrim Polri menangkap Ignatus Michael alias Michael Tirta yang selama ini menjadi buronan

tribun bali/i wayan erwin widyaswara
Tim Resmob Polda Bali bersama Satresmob Bareskrim Polri saat menangkap DPO kasus pajak di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali bersama Satresmob Bareskrim Polri menangkap Ignatus Michael alias Michael Tirta yang selama ini menjadi buronan Mabes Polri.

Ia masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran diduga kuat terlibat kasus pajak yang merugikan negara sebesar Rp 14 miliar sejak 2009 silam.

"Dari hasil pengumpulan baket dan profiling target DPO, kami dapatkan informasi bahwa yang bersangkutan ada di Gerokgak Buleleng.

Tim kemudian menjemputnya," kata Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan, Sabtu (5/9).

Michael Tirta ditangkap Jumat (4/9) di perusahaannya yakni PT Trimitra Anugrah Segara yang beralamat di Gerokgak Buleleng.

Wayan Gendo Minta Hadirkan Jerinx di Persidangan, Menolak Sidang Berlangsung Secara Online

Tak Punya Izin & Abaikan Protokol Kesehatan, Kafe Tebalik Kopi Ditutup Permanen & Didenda Rp 50 Juta

ISIS Bajak Akun Penggemar Justin Bieber dengan Tujuan Sebarkan Propaganda

Sehari sebelum pergi ke Gerokgak Buleleng, Tim Resmob sempat melacak keberadaan Michael di perumahan di kawasan Gatsu, Denpasar.

"Kamis pukul 16.43 Wita target bergeser ke arah Grokgak Buleleng sehingga tim mengikuti pergeseran target," kata Kombes Dodi.

Tim kemudian membawa Michael ke kantor Kanwil Pajak Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut .

Dodi menjelaskan, Michael Tirta menjadi DPO Bareskrim Polri sejak 14 Agustus 2020.

Begini Kronologi Buronan Mabes Polri Ditangkap di Bali, DPO Terjerat Kasus Pajak, Michael Tirta

Rugikan Negara Rp.14 Miliar, DPO Kasus Pajak Ini di Tangkap Tim Resmob Polda Bali

Aniaya Korban hingga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap, Satu DPO

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri telah menetapkan seorang tersangka yakni Ricky Dwicahyono.

Ia dihubungi karyawan PT Mangga Dua untuk dapat membantu menyediakan faktur pajak untuk PT Mangga Dua.

"Michael Tirta ini menyatakan sanggup menyediakan faktur pajak dengan tarif sekitar 23 sampai 25 persen dari jumlah PPN yang tercantum dalam masing-masing faktur pajak," kata Dodi.

Dalam transaksi pembelian minyak kelapa dari Eng Ho tidak disertai faktur pajak SPT masa PPN tahun 2009, 2010 dan 2011.

Namun faktur pajak itu dibuat oleh DPO Michael Tirta. Dari perbuatannya itulah, ditaksir nilai kerugian negara Rp 14.000.000.000,00. (win)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved