Buka Konferwil VII PWNU Bali, Gubernur Koster Apresiasi Kontribusi NU untuk Indonesia

Gubernur Bali I Wayan Koster, membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) ke VII, Pengurusan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bali, di Denpasar, Bal

Penulis: Noviana Windri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa/PWNU Bali
Gubernur Koster saat membuka Konferwil ke-VII, Pengurusan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bali, di Denpasar, Bali, Minggu (6/9/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali I Wayan Koster, membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) ke VII, Pengurusan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bali, di Denpasar, Bali, Minggu (6/9/2020).

Pembukaan Konferwil itu ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Gubernur Koster didampingi oleh Ketua PWNU Bali, KH Abdul Aziz.

Koster dalam sambutannya, menyampaikan dirinya senang sekali bisa hadir dalam acara Konferwil PWNU Bali.

"Memang menjadi bagian dari cara hidup saya sejak lama, sejak saya muda memang saya aktif di organisasi keagamaan dengan Ansor dengan yang lain sudah biasa," kata Koster.

Koster juga menyampaikan, bahwa dirinya sangat mengetahui sejarah baik antara NU dan pemimpin bangsa Indonesia Ir. Soekarno atau Bung Karno.

"Karena, saya mengetahui betul bagaimana hubungan baik dalam kesejarahannya antara NU dengan pemimpin bangsa ini Bapak Bung Karno yang terbawa sampai sekarang. Karena, saya sebagai ketua partai, kader Partai PDI Perjuangan selalu saya diarahkan oleh Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri itu selalu menjaga hubungan baik dengan NU," ujarnya.

Kemenpan RB Terbitkan Aturan Baru Terkait Sistem Kerja ASN Berdasarkan Zonasi Risiko Wilayah

Dimulai 12 September Mendatang, Berikut Daftar 10 Klub Liga 1 yang Bertanding di IFeL 2020

Minus Ekonomi Bali Lebih Tinggi dari Nasional, Sekda Bali Dorong Akselerasi Pencairan Dana Hibah

"Karena itu, sebagai Ketua Partai di Bali dan juga menjabat sebagai gubernur, wajib hukumnya buat saya menjaga hubungan baik dengan NU. Dan juga dengan organisasi keagamaan lainnya," sambungnya.

Ia juga menerangkan, bahwa NU di dalam sejarahnya dan kontribusinya sangat luar biasa besarnya menjaga Indonesia.

"Karena NU di Indonesia, kontribusinya buat bangsa ini luar biasa besarnya. Komitmen terhadap ideologi Pancasila Negara Kesatuan Republik Indonesia Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dan Bnineka Tunggal Ika," ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Koster juga memuji para perserta di Konferwil yang hadir karena memakai kopiah warna hitam yang menurutnya adalah ciri warga NU.

Tragedi Kematian Orang Terdekat Buat Floyd Mayweather Fokus Bertinju

Sering Jadi Temuan BPK, Bupati Suwirta Minta Proyek Fisik di Klungkung Diperiksa secara Menyeluruh

Konsisten Finis di Depan Pembalap Yamaha, Dovizioso Akui Rossi Masih Mampu Membuat Perbedaan

"Saya senang sekali melihat para peserta hari ini, itu pakai kopiah semua. Ciri warga NU di Indonesia yang saya kenal. Saya senang sekali, saya punya juga kopiah yang sering saya pakai juga. Inilah ciri daripada kebudayaan kita di Indonesia yang juga diperkenalkan oleh Bung Karno," ujarnya.

"Jadi karena itu, saya berharap tradisi NU ini terus dipelihara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara mengendepankan nilai-nilai budaya di Indonesia, sebagai bagian daripada bangsa Indonesia," ujar Koster. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved