Breaking News:

Sponsored Content

Klinik Putu Parwata Edukasi Peserta JKN-KIS Lewat Vlog

Koordinator Pelayanan Klinik Putu Parwata dr. Komang Arya mengatakan di tengah kemajuan teknologi, ia memanfaatkan hal tersebut untuk mengedukasi

Istimewa
Klinik Putu Parwata Edukasi Peserta JKN-KIS Melalui Vlog 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – BPJS Kesehatan terus mendorong seluruh fasilitas kesehatan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Terlebih, di tengah pandemi covid-19, seluruh fasilitas kesehatan didorong mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan demi menekan penyebaran virus corona.

Untuk itu, Klinik Putu Parwata membuat konten vlog dengan tema Gerakan Nasional Disiplin Protokol Kesehatan yang dijadikan sebagai alat untuk memberikan edukasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Koordinator Pelayanan Klinik Putu Parwata dr. Komang Arya mengatakan di tengah kemajuan teknologi, ia memanfaatkan hal tersebut untuk mengedukasi masyarakat.

500 Prajurit TNI Yonif Para Raider 432 Tiba di Jayapura, Bala Bantuan Tumpas KKB Papua Bertambah

Pesan Jokowi kepada Peserta Pilkada Serentak 2020: Jangan Gunakan Politik SARA

Update Covid-19 di Bali - Kasus Positif Bertambah 164 Orang, Sembuh 114 Orang, 12 Pasien Meninggal

Apalagi, menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang sering memanfaatkan media sosial untuk mengakses informasi

 Arya menyebut dengan pembuatan konten vlog sangat pas untuk memberikan informasi kepada masyarakat, karena isi dari pesan yang disampaikan akan lebih mudah dipahami masyarakat.

Vlog yang diunggah melalui media sosial Instagram dan Twitter itu juga merupakan keikutsertaan Klinik Putu Parwata dalam pegelaran lomba yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sangat peduli dengan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran Covid-19.

“Kami selaku Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang melayani langsung peserta JKN-KIS sangat antusias mengikuti lomba vlog ini,” ungkapnya.

Arya menambahkan, vlog singkat dengan durasi kurang dari 1 menit ini juga ditampilkan pada layar televisi klinik selama jam pelayanan.

Menurutnya, jika menampilkan video-video kesehatan/vlog yang mengedukasi peserta di bidang kesehatan lebih baik dibandingkan dengan menampilkan acara hiburan lainnya.

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved