Breaking News:

Corona di Bali

Ratusan Pekerja di Karangasem di-PHK, Ribuan Lainnya Dirumahkan, Diprediksi Masih Akan Meningkat

Kini sudah ada 150 pekerja hotel dan restoran asal Kabupaten Karangasem yang di-PHK pemilik hotel/restoran.

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay
Foto ilustrasi pekerja yang dirumahkan atau di PHK 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Pandemi virus Corona membuat gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus berlanjut. 

Tak terkecuali di Bali yang kini terdampak keras imbasnya. 

Terlebih di kabupaten Karangasem, pekerja yang diputus hubungan kerjanya juga terus meningkat.

Kini sudah ada 150 pekerja hotel dan restoran asal Kabupaten Karangasem yang di-PHK pemilik hotel/restoran.

Pemutusan ini dilakukan sejak dibukanya tatanan kehidupan era baru.

Kabid Hubungan Industrial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker dan Trans) Karangasem, Nyoman Alex Merta Edi, mengungkapkan, pekerja yang di-PHK kebanyakan warga dari Karangasem yang bekerja di Denpasar dan Badung.

Sedangkan yang kerja sekitar Karangasem, mencapai puluhan orang.

"Pegawai asal Karangasem yang di-PHK kebanyakan kerja di Denpasar dan Badung. Yang kerja di Karangasem hanya puluhan orang. Tak sampai 50 orang,"jelas Nyoman Alex Merta Edi, Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, kemungkinan jumlah pekerja yang di-PHK akan mengalami peningkatan akibat pandemi yang masih belum mereda.

Mantan pegawai di BPKAD ini mengaku, ratusan pegawai di-PHK karena tempat kerjanya (hotel dan restoran) tutup sementara lantaran pandemi Covid - 19.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved