Breaking News:

Corona di Bali

Trisno Harapkan Bali Bulan September 2020 Kembali Inflasi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, berharap agar September 2020 Bali bisa inflasi kembali

Humas BI
Suasana HLM TPID Bangli dan Bali dalam upaya menjaga inflasi, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setelah Agustus 2020, Bali kembali alami deflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, berharap agar September 2020 Bali bisa inflasi kembali.

Penurunan harga pada Agustus 2020, terjadi pada kelompok makanan bergejolak (volatile food) dan barang yang diatur pemerintah (administered prices).

“Penurunan harga sebagian besar disebabkan berlanjutnya penurunan harga pada komoditas daging ayam ras. Angkutan udara, sekolah dasar, bawang merah, dan pisang,” jelas Wakil Ketua TPID Bali, Trisno Nugroho, Rabu (9/9/2020).

Pria yang juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali ini, menjelaskan deflasi terjadi karena masyarakat belanjanya terbatas.

“Lebih ke belanja kebutuhan pokok saja, pembeli juga berkurang,” tegasnya.

67 Pelanggar Protokol Kesehatan Diamankan Satpol PP Karangasem

Kerap Diejek saat Main Game Online, Pemuda 20 Tahun Habisi Nyawa Temannya Secara Mengenaskan

Lift Proyek RSI Unisma Malang Jatuh, 4 Pekerja Tewas, 6 Pekerja Lainnya Luka Berat

Sayangnya, kata dia, jika deflasi terus berlanjut maka harga-harga akan turun.

Hal ini membuat petani enggan lagi berproduksi, karena harganya tidak menutup biaya tanam.

“Nah kalau petani enggak bertanam, akan ada kelangkaan bahan-bahan petani dan harga jadi naik terus,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved