Breaking News:

Corona di Indonesia

109 Dokter Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Bali 4 Orang, Terbanyak Jawa Timur 29 Orang

Data dari Tim Mitigasi PB IDI menunjukkan angka kematian para dokter karena terpapar Covid-19 mencapai 109 orang

Dok
Data dokter meninggal akibat Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Data dari Tim Mitigasi PB IDI (diperbaharui 10 September 2020) menunjukkan angka kematian para dokter karena terpapar Covid-19 mencapai 109 orang.

dr Adib Khumaidi, SpOT, selaku Ketua Tim Mitigasi PB IDI yang memimpin pelaksanaan survei ini, mengatakan terpaparnya para dokter bisa terjadi saat menjalankan pelayanan, baik itu pelayanan yang langsung menangani pasien Covid-19 di ruang-ruang perawatan (isolasi maupun ICU), atau dari tindakan medis yang ternyata belakangan diketahui kalau pasiennya mengalami Covid-19, ataupun pelayanan non medis seperti dari keluarga dan komunitas. 

Penyebaran Covid-19 di Bali Meningkat, Satgas Gotong Royong Desa Adat Diminta Kembali Aktif

Catat Rekor Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta, Sehari TPU Ini Makamkan 40 Jenazah

Ruang Isolasi Hampir Penuh 100 Persen, 2 RS Rujukan Covid-19 di Tabanan Bakal Tambah 50 Bed

Gambaran ini menunjukkan pekerjaan dokter saat ini memiliki risiko yang sangat tinggi terpapar Covid-19, disamping juga angka OTG (asimptomatik carier) yang tinggi.

"Pemerintah juga harus bersikap tegas dengan menindak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan, diikuti juga para aparat pemerintah memberikan contoh dengan melakukan protokol kesehatan dalam aktivitas mereka sehari-hari,” ungkap dr Adib, Jumat (11/9/2020), melalui keterangan tertulisnya di Jakarta.

Selain itu, upaya yang perlu dilakukan adalah proteksi di semua layanan dengan penerapan 3T yang lebih tegas lagi, peningkatan upaya preventif dengan penerapan protokol kesehatan melibatkan kelompok sosial masyarakat sebagai kontrol menjadi satu prioritas untuk menekan laju penyebaran virus. 

Lampaui 90 Persen, Stafsus Presiden Ari Dwipayana Soroti Ketersediaan Tempat Pasien Covid-19 di Bali

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Wangaya Hanya Tersisa 1 Persen

Menteri Agama Minta Masyarakat Beribadah di Rumah Karena Kasus Positif Covid-19 yang Meningkat

“Sedangkan untuk penguatan treatment dilakukan dengan mapping/pemetaan kemampuan faskes, menata dan meningkatkan kapasitas rawat dengan screening atau penapisan yang ketat terhadap pasien, zonasi di fasilitas kesehatan, serta clustering atau pengkhususan rumah sakit rujukan atau yang menangani Covid," tegas Adib.

Dari data 109 dokter meninggal secara Nasional tersebut, tertinggi ada di Provinsi Jawa Timur sebanyak 29 dokter, Sumatera Utara 20 dokter, DKI Jakarta 13 dokter, dan Jawa Barat 10 dokter.

Disusul Provinsi Jawa Tengah 8 dokter, Sulawesi Selatan 6 dokter, Bali 4 dokter, Kalimantan Selatan 4 dokter, Sumatera Selatan 4 dokter, Kalimantan Timur 3 dokter.

Kepulauan Riau 2 dokter, DIY 2 dokter, Papua Barat, NTB, Banten dan Aceh masing-masing 1 dokter meninggal dunia.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved